>

Hadiri Sosialisasi Pembinaan ldeologi Pancasila, Pjs Bupati Tasikmalaya Ingatkan Pentingnya Peran Elemen Keagamaan

Pjs Bupati Tasikmalaya Yedi Rahmat, SE, (kiri) memberikan cendra mata kepada Kepala Badan Pembinaan ldeologi Pancasila, Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D. (Dok. Prokopim Kab. Tasikmalaya)

INOVATIF89.COM – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Yedi Rahmat, SE, bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Tasikmalaya menghadiri kegiatan sosialisasi pembinaan ideologi Pancasila, di Pondok Pesantren Mathlabusaadah Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (05/11/2024).

Kegiatan sosialisasi dengan tema “Kontribusi Pesantren sebagai Benteng Pancasila bagi Kemajuan NKRI” tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Badan Pembinaan ldeologi Pancasila (BPIP), Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya dihadapan ratusan Santri dan Santriwati, Pjs. Bupati mengingatkan pentingnya peran elemen keagamaan, khususnya para Santri dan Santriwati yang merupakan generasi muda terdidik dalam upaya menjaga ideologi demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa.

“Mengingat potensi dan peran strategis yang dimiliki oleh Pesantren dalam pembinaan wawasan kebangsaan yang dapat menjadi benteng NKRI, mari kita bersama-sama
untuk bergandengan tangan meningkatkan pemahaman wawasan kebangsaan khususnya di kalangan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya,” ujar Yedi.

Sementara itu, Kepala BPIP Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, mengungkapkan harapan besarnya kepada para Santri untuk turut serta mengamalkan dan mengawal nilai-nilai pancasila di lingkungan sekitar.

“Sekolah yang pandai, lanjutkan pendidikan ke jenjang setinggi mungkin, kejar cita-citamu. Silakan jadi dokter, jadi tentara, jadi pengajar, tapi harus tetap mengawal pancasila tetap tegak,” tandasnya.

Usai secara resmi membuka kegiatan sosialisasi, Kepala BPIP bertolak ke lokasi peresmian proyek pembangunan sumur bor untuk Pondok Pesantren Mathlabusaadah dan masyarakat sekitar yang sejak lama memiliki permasalahan akses air bersih.

Hal ini menjadi bentuk Pancasila dalam tindakan yang diprakarsai oleh BPIP untuk memberikan rasa keadilan kepada masyarakat terhadap kesempatan mengakses air bersih.

“Dengan nama Tuhan Yang Maha Esa, peresmian sumur bor di Pondok Pesantren Mathlabusaadah,Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, saya nyatakan diresmikan,” utur Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *