Meski demikian, Bupati juga mengakui masih ada kendala yang dihadapi petani, seperti gangguan cuaca ekstrem berupa banjir dan kekeringan yang dapat menghambat masa tanam dan panen.
Oleh karena itu, ia mendorong para petani untuk mulai meninggalkan cara-cara pertanian manual dan beralih menggunakan teknologi modern agar lebih efisien dari segi waktu, tenaga, dan biaya.
“Biaya pertanian saat ini cukup tinggi. Tapi dengan bantuan Alsintan ini, kita bisa lebih hemat dan hasilnya pun lebih maksimal,” tambah Herdiat.
Orang nomor satu di Kabupaten Ciamis ini berpesan kepada para petani penerima agar menjaga dan merawat alat-alat yang diberikan, agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
“Jangan karena ini bantuan, lalu digunakan seenaknya tanpa perawatan. Harus dijaga dengan baik,” tandas Herdiat.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ciamis
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis, Ape Ruswandana menjelaskan, bahwa bantuan yang disalurkan kali ini berasal dari aspirasi masyarakat melalui Anggota Komisi IV DPR RI, Ibu Rina Saadah dari daerah pemilihan Jawa Barat X.
“Bantuan yang diberikan berupa 7 unit traktor roda dua dan 32 unit pompa air 4 inci, totalnya ada 37 unit Alsintan yang akan disalurkan kepada kelompok tani dari berbagai Kecamatan di Ciamis,” imbuhnya.
Acara serah terima ini diikuti oleh 50 orang petani penerima bantuan, dan turut dihadiri 30 petugas pertanian dari tingkat Kecamatan dan Kabupaten.
Dengan dukungan alat modern dan semangat petani yang terus diperkuat, Pemkab Ciamis berharap sektor pertanian akan menjadi pilar utama dalam pembangunan daerah, sekaligus menjadikan Ciamis sebagai daerah mandiri pangan di masa depan.





