Kapolres menegaskan, melalui operasi ini kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas.
“Fokus operasi mencakup pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas, seperti tidak menggunakan helm, tidak memakai sabuk pengaman, menggunakan ponsel saat berkendara, serta pengendara di bawah umur,” harapnya.
“Operasi Patuh Lodaya akan dilaksanakan selama 14 hari ke depan, dengan pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis tanpa mengesampingkan tindakan tegas terhadap pelanggaran lalu lintas yang membahayakan keselamatan pengguna jalan,” tambah AKBP Faruk Rozi.
Lebih lanjut, Kapolres AKBP Moh. Faruk Rozi mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya dengan selalu mematuhi aturan lalu lintas, demi terciptanya keamanan dan keselamatan bersama di jalan raya. tandasnya.






