>

Buka Musrenbang RKPD, Bupati Ciamis Akui Fiskal Daerah Alami Penurunan

Bupati Ciamis H. Herdiat Sunarya membuka Musrenbang RKPD Tahun 2027. (Dok. Prokopim Ciamis)

INOVATIF89.COM – Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027, di Aula Adipati Angganaya Bapperida Kabupaten Ciamis, Senin (30/03/2026).

Ini merupakan tahapan strategis dalam proses perencanaan pembangunan daerah untuk menyepakati prioritas program, kegiatan, serta arah kebijakan pembangunan tahun mendatang.

Bacaan Lainnya

Kegiatan Musrenbang itu dihadiri oleh unsur Forkopimda, DPRD, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Dalam Negeri, jajaran perangkat daerah, akademisi, serta berbagai elemen masyarakat.

Sebelumnya, rangkaian penyusunan RKPD telah melalui berbagai tahapan, mulai dari Musrenbang tingkat Desa dan Kecamatan, forum perangkat daerah, hingga pra-Musrenbang yang dilaksanakan untuk menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan rencana pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Ciamis, Herdiat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para narasumber serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Musrenbang.

“Berharap materi yang disampaikan dapat memberikan manfaat nyata bagi kemajuan pembangunan di Kabupaten Ciamis,” ujarnya.

Bupati Herdiat mengakui, bahwa secara data kondisi fiskal daerah mengalami penurunan. Namun demikian, semangat pembangunan tidak boleh surut.

Menurutnya, kekuatan utama Ciamis justru terletak pada tingginya partisipasi masyarakat.

“Secara angka fiskal kita memang menurun, tetapi partisipasi masyarakat justru meningkat luar biasa. Contohnya, bantuan Rutilahu dari Pemerintah sebesar Rp. 20 juta bisa berkembang menjadi Rp. 100 juta berkat gotong royong masyarakat,” imbuh Herdiat.

Lebih lanjut, efisiensi anggaran yang mencapai Rp. 174 miliar tidak menjadi penghalang dalam melaksanakan pembangunan. Bupati Ciamis menekankan bahwa pembangunan tidak semata bergantung pada besarnya APBD, melainkan juga pada semangat dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *