Capaian Vaksinasi Sukaratu Kedua Terendah di Kabupaten Tasikmalaya

Inovatif89.com //Jurnalis - Yusrizal

INOVATIF89.COM — Kecamatan Sukaratu berada di peringkat kedua terbawah capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya.

Camat Sukaratu Ria Supriatna, S.Sos., M.SI, mengatakan, capaian vaksin per-Kecamatan dari 39 di Kabupaten, Sukaratu berada di ranking ke 38 dan itu nyata. Tetapi di kasih target selama 20 hari kedepan sebanyak 12.000 dosis, saya lari dan Alhamdulillah habis serta sekarang naik menjadi ranking ke 31.

Bacaan Lainnya

“Tadi ngobrol dengan BPD, bahwa Alhamdulillah pelaksanaan vaksinasi di Desa Tawangbanteng hebat luar biasa masyarakat antusias katanya. Tapi fakta membuktikan dari 8 Desa, capaian vaksinnya berada di ranking ke 8 (terendah),” ungkap Ria dalam sambutannya saat menghadiri kegiatan pelantikan Perangkat Desa Tawangbanteng, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, Jabar, Rabu (10/11/2021).

Menurut Ria, tapi kita jangan berkecil hati karena perjuangan masyarakat seperti Kader, RT, RW berjibaku dan semuanya bangkit. Namun kalau saya di Kecamatan Sukaratu tidak didukung dengan Desa Tawangbanteng, pasti hancur Kecamatan Sukaratu.

“Luar biasa, jadi kita berjuang dan saya sampaikan sebagai bahan masukan saja untuk kita semua, capaian sampai dengan tanggal 9 November kemarin Kecamatan Sukaratu baru mencapai 52 persen. Jadi masih jauh dan capaian itu dari Desa-desa di wilayah Kecamatan Sukaratu,” imbuhnya.

Vaksin itu, terang Dia, sekarang sangat dibutuhkan dan sangat di perlukan, bukan hanya untuk imun atau pun kekebalan tubuh saja namun sudah masuk keranah admistrasi. Apabila ada RT, RW yang belum di vaksin tolong jangan di kasihkan Siltapnya dan saya selaku camat bukan maksa, tapi harus.

“Jadi aturan payung hukumnya sudah jelas dan di Desa juga harus membuat (pengumman) tidak menerima pelayanan kalau tidak bisa menunjukan kartu vaksin. Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BPNT dan PKH yang belum di vaksin agar ditangguhkan pencairannya, mohon kerjasamanya,” papar Camat.

Kepala Desa Tawangbanteng Nandang Abdul Ajiz ditemui usai melantik Perangkat Desanya menjelaskan, kita hari ini melaksanakan sosialisasi atau penguatan vaksinasi, baik tingkat nasional dan begitu pun di daerah lagi gencar-gencarnya untuk memaksimalkan.

“Alhamdulillah di Desa Tawangbanteng antusiasme masyarakat yang awal-awalnya cukup susah dan 2 hari kebelakang dalam satu hari itu bisa memaksin 500 orang. Tapi disisi lain kita mengakui bahwa hasil dari evaluasi pihak Kecamatan capaian vaksinasi di Desa Tawangbanteng masih cukup rendah, ketika di akumulasi,” ucapnya.

Nandang mengaku cukup kaget ketika mendengarnya, makanya mulai dari sekarang akan ditingkatkan. Walaupun harus di uji lebih dalam, bahwa urutannya ada diurutan terakhir tingkat Kecamatan dan itu menjadi PR yang harus di perbaiki.

“Pasalnya ada kekagetan karena kalau dalam data yang kita miliki itu antusiasme masyarakat cukup tinggi, kebetulan banyak warga yang di vaksin diluar desa misalnya di Polres, Kejaksaan, Kodim atau ditempat lembaga-lembaga di luar Desa Tawangbanteng. Akhirnya itu pun diakui oleh pihak Kecamatan dan Puskesmas bahwa masyarakat yang di vaksin diluar desa belum terinput,” katanya.

Ia memohon kepada Muspika, baik Puskesmas ataupun dari pihak Kecamatan untuk segera melakukan validasi yang lebih detail, terutama masyarakat yang di vaksin di luar desa.

“Kebetulan menurut informasi dari Kader bahwa sudah mencapai 50 persenan, karena sudah 3 ribuan warga yang sudah di vaksin dari target 6000 itu termasuk balita. Tapi untuk balita belum ada programnya,” tegas Nandang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *