Uing Saparakanca Meriahkan Launching Program Unggulan Pemdes Tawangbanteng

Yudi Uing/Yudi Yuniadie (kiri) saat memeriahkan dalam acara launching program unggulan Pemdes Tawangbanteng. (Yusrizal)

INOVATIF89.COM, TASIKMALAYA – (Grup) Uing Saparakanca meriahkan launching program unggalan Pemerintah Desa (Pemdes) Tawangbanteng kartu Jakadesta (Jaminan Kesehatan Warga Desa Tawangbanteng) dan Beasiswa untuk Tahfidz Al-Qur’an, bertempat di Halam Kantor Desa Tawangbanteng, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Senin (28/03/2022) malam.

Pimpinan Uing Saparakanaca sekaligus Kepala Desa Sukarasa Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya Yudi Yuniadie dengan nama panggung Yudi Uing tersebut merupakan seniman Sunda yang sudah malang melintang dibelantika musik bergenre Sunda.

Yudi Uing mengaku bangga bisa ikut mensukseskan di acara launching Program Jakadesta dan Beasiswa Tahfidz Qur’an Desa Tawangbanteng.

“Alhamdulillah, saya bangga bisa ikut mensukseskan di acara launching program Jaminan Kesehatan Warga Desa Tawangbanteng dan Beasiswa Tahfidz Qur’an. Insyaallah melalui program ini masyarakat akan bisa menikmati dan saya yakin akan membahagiakan masyarakat, karena sangat membantu sekali,” tutur Yudi kepada inovatif89.com saat ditemui usai acara.

Ia mengaku hadir disini untuk menghibur, dan terinspirasi dari lagu yang berjudul ‘Teu Vaksin Teu Ulin’. Awalnya kita berangkat dari seniman dan pada waktu itu ada himbauan dari Gubernur Jawa Barat, bahwa harus ada kata di baliho ‘Teu Vaksin Teu Ulin’.

“Dengan waktu 10 menit kita mencoba buat lagu dan langsung di upload ke yutube, Alhamdulillah cukup lancar dan sukses, walaupun idenya dari baliho saja,” imbuhnya.

Yudi mengatakan, Alhamdulillah semenjak di upload media yutube dalam sebulan ini sudah mencapai 40 ribu subscriber kalau tidak salah. Kenapa saya kalau di panggung di panggil Yudi Uing?

“Pada waktu itu buming di tahun 98 dengan lagu yang berjudul ‘Kumaha Uing’ dan liriknya, Nya Kumaha Uing Tong Milu-milu Pusing,” ungkapnya.

Kita adalah seniman, jadi dengan Doel Soembang dan Iwan Fals itu kita dulu bersatu di tahun 80an, namun pada waktu itu Iwan fals di pop country, nah kita di genre Sunda dengan Doel Soembang karena dari awal selalu bersama.

“Terkait menjadi Kepala Desa, entah kenapa tidak tahu karena punya nama dan sudah di kenal, tapi maaf kepada Pemerintah karena dulu lagu-lagunya terlalu vokal tapi kritik membangun. Menjadi Kepala Desa mungkin di minta oleh masyarakat, Alhamdulillah dengan hasil yang maksimal dan signifikan, mungkin takdirnya menjadi Kepala Desa,” tutur Yudi

lanjut Yudi Uing, walaupun menjadi Kepala Desa tetap dikolaborasikan antara seni dan Pemerintahan. Jadi Pemerintahan di satukan dengan seni, seni penempatan, seni infrastruktur, dan seni pertanianya.

“Saya ucapkan selamat dan sukses untuk Kepala Desa Tawangbanteng atas terselenggaranya acara launching Jakadesta dan Beasiswa Tahfidz Qur’an, semoga program-program Desa Tawangbanteng menjadi acuan untuk Desa yang lain di Kabupaten Tasikmalaya,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *