INOVATIF89.COM, TASIKMALAYA – Jajaran Polsek Singaparna melaksanakan pengamanan kegiatan silaturahmi dan dialog Istri Presiden RI ke -4 (KH. Abdurrahman Wahid atau Gusdur) Dr. Hj. (HC) Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, M.Hum, di Komplek Pondok Pesantren (Ponpes) Tsamrotul Fuad Jl. PGRI No 002 Desa Cintaraja, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Silaturahmi dan dialog yang mengusung tema “Ibu Shinta Nuriyah Wahid Menyapa” dengan penanggungjawab kegiatan adalah Ketua PUAN Amal Hayati Cipasung Dra Hj Enung Nursaidah, M.Pd, dihadiri oleh Ketua Muslimat Kabupupaten Tasikmalaya Hj. Neneng Madinah Ruhiyat, Dosen STTC Dra. Hj. Neneng Ida Nurhalida MPD, Ketua MKKS DR. Nanang Ma’mur, Ketua Patayat NU Lilik Latifah S.Pd., M.PKim, Pengurus Ponpes Baetul Hikmah Haur Kuning Hj. Ai Nurlaila, Pengurus Ponpes Tsamrotul Fuad Ustdz Safrin, Tokoh Agama Drs. H Abdul chobir MT, Ketua II Basnas Kabupaten Tasikmalaya M. Ihsan Nurul Maki S.HI, Tokoh Agama DR. Utha Wijawa, Tokoh Agama Kristen Pdt. Dr. Munanda Bernhard M.Pd, Tokoh Agama Kristen Pdt. Felix Prasetyo Adi S.si (teol), Tokoh Agama Katolik Pastur Pebianus Muktiyarso pr, Tokoh Agama Katolik Aloysius S. Poerwanto S.Pd, Tokoh Masyarakat Omay Kamaludin M.Pd, Tokoh Masyarakat H. Harun Harisid, Tokoh Masyarakat Dr. Hafiz IFA, dan Tokoh Masyarakat Hj. Elin.
Dalam sambutannya, Ketua PUAN Amal Hayati Cipasung Dra Hj. Enung menucapkan selamat datang kepada Hj. Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid bersama rombongan dan mengucapkan terimaksih kepada para tokoh dari berbagai agama yang telah dalam rangkaian kegiatan dialog ini yang bertempat di Ponpes Tahfizh Quran yang didirikan pada tahun 2019 di khususkan untuk membentuk generasi pecinta Quran.
“Masyarakat Kabupaten Tasikmalaya sangat merindukan Ibu Hj Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid M.Hum yang situasi dan kondisi Negara yang saat ini terjadi pada Masa Pandemi Covid 19 dan sangat membutuhkan nasehat dan wejangannya. Khususnya kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan di masa pandemi terus menunjukkan angka peningkatan, seharusnya peran Perempuan merupakan hal pokok dalam massa Pandemi Covid 19 ini,” ungkapnya.
Diharapkan kepada Ibu Hj Sinta Nuriyah dapat memberikan nasehat dan tausyiah kepada kami semua, untuk lebih kuat dalam menjalankan roda kehidupan berbangsa dan bernegara. ujar Hj. Enung.
Sementara itu, Ibu Negara RI ke 4 sekaligus sbagai Ketua Yayasan PUAN Hayati Dr. Hj. Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid (Dalam dakwahnya getol memperjuangkan hak-hak perempuan) mengucapkan terimakasih kepada tuan rumah yang telah mempersiapkan setiap agenda kegiatan ini, sehingga dapat terlaksana dengan lancar.
Menurutnya, dalam hal dunia ini tidak hanya ada istilah hidup dan mati saja, akan tetapi ada hal yang merupakan perjuangan hidup yang terus berkembang selama kehidupan di dunia.
“Lebih dari 2 tahun akhirnya kegiatan ini dapat berjalan dengan rutin kembali dalam upaya untuk bersilaturahmi dengan para tokoh agama, tokoh masyarakat yang dahulunya terhalang oleh Pandemi Covid 19,” ungkap Hj. Shinta dalam tausiyahnya.
Kita semua masih harus tetap waspada dikarenakan Pandemi Covid 19 masih ada, akan tetapi jangan sampai hal tersebut berdampak dengan timbulnya Moral Bangsa yang kian merosot.
“Banyaknya kejahatan sekural yang terjadi diseluruh wilayah Indonesia disebabkan faktor Pandemi Covid 19, karena itu tugas semua tokoh agama dan masyarakat yang harus ikut meningkatkan masyarakat untuk meningkatkan iman dan takwa sebagai dasar untuk menjaga moral bangsa. Disebabkan hal tersebut maka dari itu, saya mengunjungi berbagai daerah diseluruh Indonesia dalam upaya menyapa para tokoh agama dan tokoh masyarakat,” ujarnya.
Hj. Shinta mengatakan, diharapkan seluruh masyarakat dapat menjaga bangsa dan negara agar tetap utuh dengan cara bersatu dalam setiap situasi ditengah-tengah permasalahan musibah yang ada saat ini. Permasalahan musibah yang terjadi dapat dilewati dengan bersyukur dan meningkatkan keimanan.
“Kita adalah Bangsa Indonesia yang memiliki Rukun Negara yang harus kita taati, pahami dan Amalkan bersama-sama yaitu Pancasila. Apabila Rukun tersebut kita jaga, laksanakan dan mempedomaninya Insya Allah Bangsa Indonesia dapat rukun dan damai serta menjadi warga negara yang baik. Pada Massa Pandemi Covid 19 masyarakat harus dapat mematuhi protokol kesehatan, guna kembali memulihkan perekonomian bangsa Indonesia dan Kesehatan Masyarakat Indonesia,” tandasnya.
Sapaan ini saya sampaikan kepada para tokoh Agama dan masyarakat, semoga seluruh masyarakat dapat bersama-sama menjalin rasa persatuan dan kesatuan tidak memandang SUKU dan AGAMA. harap Hj. Shinta.
Kapolsek Singaparna Komol Semiyono, SH, mengaku sangat menjalankan tugas pengamanan silaturahmi dan dialog Istri Presiden RI ke -4 Dr. Hj. (HC) Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, M.Hum.
“Bangat bangga dan bersyukur dalam menjalankan tugas tersebut, karena telah berjalan dengan baik dan Kondusif,” tuturnya.





