Bupati Pangandaran Laksanakan Sosialisasi Vaksin Booster

Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata saat menyampaikan arahannya dalam kegiatan sosialisasi Vaksin dosis 3 Booster. (Foto : Prokopim - Humas Kab. Pangandaran/0089)

INOVATIF89.COM, PANGANDARAN – Dalam rangka percepatan Vaksinasi, Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata melaksanakan sosialisasi vaksin Booster (dosis 3) di Islamic Centre Pangandaran, Provinsi Jawa Barat, Selasa (12/04/2022).

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Pangandaran H. Ujang Endin Indrawan, Plt Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat SH., S.IK, Sekertaris Daerah Kabupaten Pangandaran Dr. Drs. H. Kusdiana MM, Kepala BPN Kabupaten Pangandaran, Kepala Kemenag Kabupaten Pangandaran dan Pejabat Lingkup Kabupaten Pangandaran.

Dalam arahannya, Bupati H. Jeje memaparkan terkait beberapa hal tentang kondisi saat ini di Kabupaten Pangandaran diantaranya yaitu pencegahan Covid-19 di Kabupaten Pangandaran.

“ada beberapa hal tentang kondisi saat ini, yang tentu hal pencegahan Covid-19 di Kabupaten Pangandaran. Pemerintah pusat belum mencabut dari pandemi ke endemi, artinya upaya Prokes, pencegahan itu harus tetap dilakukan,” imbuhnya.

H. Jeje mengatakan, salah satu cara untuk menangani kondisi saat ini salahsatunya dengan melaksanakan vaksin dosis 3, agar keuangan viskal kita sehat dan Covid terus menurun.

“Persoalan kita, ketika covid naik keuangan kita menurun. Salah satunya ayo sama-sama kita amankan agar keuangan viskal kita sehat, sehingga semuanya sehat. Ayo kita sama-sama amankan dengan kondisi kita yang landai ini, dengan vaksin dosis 3,” ujarnya.

Ia menjelaskan terkait Pemerintah Pusat memperbolehkan mudik dengan syarat sudah vaksin dosis 3, maka dari itu perlu langkah-langkah antisipasi untuk menjaga kenaikan pengunjung ke Pangandaran.

“Cuti 10 hari cukup lama, ada dua persoalan yang pertama adalah mudik dan kedua adalah wisata. Maka kami akan menerapkan kebijakan, pertama Mereka yang wajib di Booster adalah Mereka pelaku wisata, seluruh ASN se-Kabupaten Pangandaran, para perangkat desa, para alim ulama wajib vaksin Booster,” tandasnya.

lanjut Bupati Jeje, untuk saat ini pelaksanaan vaksin dosis 3 Booster masih rendah baru mencapai 5,8%, sedangkan vaksin dosis 1(satu) 91,5% dan dosis 2 (dua) 76,8%. pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *