Tidak Lagi Gunakan Kantong Plastik, Daging Kurban Dibungkus Bongsang

SUMEDANG – Inovatif89.com. Panitia kurban di rumah kediaman Bupati Dony Ahmad Munir, ST., MM., membunngkus daging kurban dengan bongsang dan daun pisang. Pengemasan bungkus daging kurban ramah lingkungan ini dilakukan juga panitia kurban di sekitar kediaman Dony, Blok Burujul, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Kota Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Batat, Minggu (11/08/2019).

Bacaan Lainnya

Baca Juga; https://inovatif89.com/2019/08/11/bupati-minta-daging-kurban-dibungkus-kemasan-ramah-lingkungan/

Bupati Sumedang, H. Dony sudah mengeluarkan surat edaran Nomor 660.2/3679. Surat edaran tersebut berisi imbauan penggunaan kemasan yang ramah lingkungan. Panitia kurban dihimbau tidak menggunakan kantong plastik untuk daging kurban yang akan dibagikan kepada masyarakat.

“Panitia kurban menggunakan bongsang dan daun pisang untuk membungkus daging kurban yang dibagikan ke warga. Aksi ini untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, khususnya pada hari raya Idul Adha 1440 Hijriah. ujar Dony.

Menurut Dony, seluruh pimpinan instansi, ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), dan seluruh panitia kurban di wilayah Kabupaten Sumedang, wajib menghindari penggunaan kantong plastik dalam pembagian daging kurban. Sebagai alternatif pengganti,panitia kurban bisa menggunakan daun pisang, daun jati, daun tisuk, besek, atau kemasan berbahan alami lainnya sebagai bungkus untuk daging kurban tersebut.

“Masih banyak kemasan yang lebih ramah lingkungan, dan bisa dipergunakan untuk pembungkus daging kurban. katanya.

Idul Adha 1440 Hijriah diminta tidak membuang limbah dan kotoran hewan kurban ke sungai. Limbah dan kotoran dari hewan kurban itu sebaiknya dikubur supaya menjadi pupuk. Jika kotoran atau limbah tersebut dibuang ke sungai, maka aliran sungai akan menjadi tercemar.

“Limbah dan kotoran hewan kurban itu jangan dibuang ke sungai. Lebih baik dikubur ke dalam tanah, agar berfungsi menjadi pupuk. tandas Dony.

[Pemkab Sumedang]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *