IPM Kabupaten Ciamis dari Tahun Ketahun Mengalami Peningkatan

Prokopim Kab Ciamis // 0089

CIAMIS – Kondisi Ekonomi sebagai mana dalam RPJMD dijelaskan, bahwa IPM (Indek Pembangunan Manusia) di Kabupaten Ciamis dari tahun ketahun mengalami peningkatan.

Hal tersebut disampaikan Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ciamis Dr. H. Tatang M.Pd, dalam sambutannya saat menghadiri acara High Level Meeting (HLM) Kolaboratif se-Priangan Timur yang digelar Bank Indonesia Kantor Perwakilan Tasikmalaya di Hotel Tyara Plaza Ciamis Jawa Barat, Senin (13/06/2022).

Akan tetapi untuk indikator prekonomian sedikit mengalami penurunan, sebagai dampak dari Pandemi Covid -19.

“Bahkan bukan hanya di Kabupaten Ciamis Covid-19 ini mendunia, namun Alhamdulillah untuk saat ini sudah melandai,” ungkap Tatang.

Ia mengatakan, pada tahun 2021 tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Ciamis ini terendah, bahkan terendah ke 2 di Jawa Barat.

“Hal ini menunjukan untuk angkatan kerja banyak terserap di pasar tenaga kerja,” ucapnya.

Tingkat kemiskinan pada tahun 2015 – 2019, terang Tatang menglami penurunan, namun pada tahun 2020 – 2021 mengaalami kenaikan, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Ciamis mengalami penurunan dan semua itu berdampak karena adanya pandemi Covid-19.

“Kondisi pada saat ini perekonomian di Kabupaten Ciamis mengalami penaikan dan penurunan, tentunya ini menjadi tugas Pemerintahan Kabupaten Ciamis untuk terus mengawal perekonomian supaya terus membaik,” ujarnya.

lanjut Sekda Tatang, Pemerintahan Kabupaten Ciamis mengucapkan terimakasih setinggi-tingginya kepada semua pihak, terkhusus Bank Indonesia yang telah berpartisipasi aktif dalam mendukung laju pertumbuhan ekonomi di Ciamis.

“Semoga silaturahmi dan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Ciamis dengan stakeholder yang ada khususnya Bank Indonesia ini semakin erat, dan lebih efektif untuk mewujudkan kemandirian ekonomi sejahtera untuk kita semua,” harapnya.

Kegiatan HLM itu digelar dalam upaya memperkuat sinergi dalam Urgensi Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Ekonomi Kawasan Priangan Timur. Membahas tentang kondisi ekonomi dan inflasi terkini serta tantangan dan rekomendasi kebijakan yang kontibutif untuk meminimalisir resiko inflasi dan upaya digitalisasi untuk meningkatkan indikator kesejahteraan dari masing-masing daerah.

Dalam kegiatan tersebut turut di hadiri oleh perwakilan para kepala daerah se-Priangan timur, Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat, Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Tasikmalaya, Kepala OJK Tasikmalaya, serta Perwakilan Perguruan Tinggi, dan para tamu undangan lainnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *