Inovatif89.com — Pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) adalah untuk mendengarkan secara langsung usulan dan aspirasi masyarakat. ungkap Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Komisi III dari Faksi Partai Gerindra, Dadang Rachmat Alfaruq S.Pd.I., MH, kepada wartawan, usai menghadiri kegiatan Musrenbang Tingkat Kecamatan Kadipaten yang bertempat di Aula Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Kamis (13/02/2020).
“Hasil yang sekarang di rekap dalam Musrenbang tersebut, kami akan kawal dan dorong supaya terlaksana semuanya. Saya juga sudah meminta kepada desa-desa untuk urusan pembangunan diakomodir dulu, mudah-mudahan lolos dari Murenbang tingkat Kecamatan yang selanjutnya naik ke Musrenbag tingkat Kabupaten,” ujar Dadang.
Terkait masalah sampah, terang Dadang, saya sudah mengusulkan kepada Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Tasikmalaya, agar di desa-desa itu ada tempat pembuangan sampah dan mendorong juga masalah pengangkutan sampahnya.
Menurut Dadang, untuk Kabupaten Tasikmalaya di urutan kebawah dalam segala bidang, termasuk anggaran kita terbawah, sedangkan kabupaten lain empat ratus milyar kalau Kabupaten Tasikmalaya PAD nya hanya tiga ratus koma enam milyar artinya masalah anggaran kita tertinggal dan PAD pun sama, sehingga dampaknya pembangunan akan jauh dengan Kabupaten yang lain, setelah kami studi banding dengan yang lain.
“Bagaimana cara untuk meningkatkan nya karena PAD harus ada peningkatan? Komitmen antara Legeslatif dan Ekskutif harus bisa berjalan dengan baik, makanya harus jaga senergitas antara legeslatif Insyaalloh untuk pembangunan Kantor Kecamatan akan kita ajukan dan mudah-mudahan masuk di anggaran tahun 2020,” paparnya.
Berharap kedepan dengan lahirnya asli putra daerah Kadipaten dan ditambah lagi 4 anggota dewa dari Dapil III, mudah-mudahan bisa bekerjasama untuk membangun Tasikmalaya Utara sebagai pintu gerbang Kabupaten Tasikmalaya. pungkas Dadang Rachmat Alfaruq S.Pd.I., MH, — sapaan akrabnya KUDA. [Fauzi]





