Inovatif89.com — Hari ke tiga proses evakuasi matrial dan pencarian korban bencana longsor diduga mengalami kendala karena sebelumnya gorong-gorong salaran air sudah dibuka, namun hari ini kembali tertutup dengan matrial longsor.

Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Inf. Imam Wicaksana sebagai Koordinator lapangan (Korlap) penanggulangan bencana ditemui di lokasi bencana tanah longsor Kp. Palasari, Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Minggu (01/03/2020), mengatakan kepada Inovatif89.com, perkembangannya, kemarin jalan ini (Jembatan sungai Cimanggu) tidak bisa dilalui dan sekarang sudah bisa, artinya sudah ada pembukaan akses jalan. Kemudian jembatan sudah berhasil kita buka, sudah digunakan oleh masyarakat untuk oprasional meraka sehari-hari.
“Untuk hasil kemaren matrial tanah sudah tereduksi sekitar 10 persen, nah hari ini kami melanjutkan mereduksi bagaimana timbunan matrial tanah longsor itu bisa kita geser ke bawah,” ungkapnya.
Menurut Dandim, disini ada kendala sedikit yaitu, tadi, sebenarnya kemarin itu ada lubang kita siapkan untuk air biasa keluar dari lubang tersebut sekarang tertutup lagi.
“Rencanakan kami akan bongkar sendikit (badan) jembatan agar matrial ini bisa digeser kebawah karena kalau tidak dibongkar menyulitkan untuk mereduksi matrial yang ada,” ujarnya.
Sebenarnya rencana kami, terang Dandim, tanggap darurat itu 5 hari. Dalam masih tanggap darurat kita tunggu nanti dihari ke 5, ya mudah-mudahan dihari ke 5 bisa terselesaikan.
“Kalau belum terselesaikan, kita akan laporan kepada pemandu diatas dalam hal ini Pak Bupati dan kemudian diperpanjang masa ini,” paparnya.
lanjut Dandim, berharap hari ini mayat bisa ditemukan, jadi beban moril kita sudah terlunasi kalau untuk masalah matrial sendiri, saya tidak ragu dengan pihak dan rekan-rekan yang ada disini dengan masyarakat, kami dibantu oleh pihak dari Kepolisian, BPBD, dari Basarnas semua membantu kami.
“Saya sangat bangga dan merasa lega karena bantuan bayak sekali, jadi saya oftimis ini bisa diselesaikan dalam waktu, dua, tiga hari,” pungkasnya.





