Inovatif89.com — Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menerjunkan bantuan dua ekor anjing pelacak untuk membantu pencarian korban tanah longsor yang terjadi di Kp. Palasari, Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat pada Jum’at 28 Febuari 2020 pagi.

Koordinator lapangan Insiden Commander (Korlap IC) Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Inf. Imam Wicaksana, ditemui di lokasi bencana longsor, Rabu (04/03/2020) siang, kepada Inovatif89.com mengatakan, kami memaksimalkan pencarian dengan cara meminta bantuan dari Polda untuk menurunkan anjing pelacak. Alhamdulillah dari Polda Jabar memberikan bantuan dua (ekor) anjing pelacak yang dari pagi tadi sudah kita gunakan.
“Untuk pencarian korban sendiri, Insyaalloh akan dilaksanakan selama 7 hari sesuai SOP dan besok adalah hari terakhir. Mudah-mudahan hari ini sampai besok bisa ditemukan, korban,” ucapnya.
Tanggap Darurat akan dilaksanakan selama 14 hari, 7 hari untuk pencarian (korban) dan 7 hari untuk pemulihan. ujar Dandim.
tambah Dandim, berharap jasad korban bisa ditemukan, karena memang sudah cukup lama masa pencarian kemudian juga setuasi cuaca itu selalu berubah terutama disiang hari dari jam 1 hingga jam 2 biasanya langsung turun hujan lebat dan hujan lebat itu pun bisa sampai jam 4 sore.
“Padasaat hujan lebat itu turun akan membawa matrial lagi kembali ke tempat semula, ini kesulitan kami setiap harinya oleh karenanya mudah-mudahan dengan adanya anjing pelacak ini bisa mencium dimana aroma atau bau mayat sehingga kita bisa lokalisir tempatnya,” tutur Letkol Inf. Imam Wicaksana.
lanjut Dandim, untuk alat berat sendiri kami mencanangkan 3 lagi, eskapator dan beko, hanya saja seperti dilihat juga di sini medannya, medan plana jadi menyulitkan untuk masuknya alat berat kedaerah ini.
“Kami sudah analisa apabila alat berat ini masuk sudah terjebak didalam lumpur,” pungkasnya.





