Inovatif89.com — Sampai hari ke -7 pencarian korban bencana tanah longsor di Kp. Palasari, Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat pada Jum’at 28 Febuari 2020 pagi, hingga Kamis (05/03/2020) sore, belum ditemukan.
Dalam musibah bencana longsor tersebut mengakibatkan akses jalan penghubung Kp. Palasari dan Palasari Tonggoh terputus sehingga ratusan warga di tiga ke RT an yakni, RT 01 dan RT 04 RW 02 Kp. Palasari Tonggoh Desa Santanamekar Kecamatan Cisayong dan RT 11 RW 02 Kp. Palasari Tonggoh, Desa Indrajaya, Kecamatan Sukaratu, serta diduga Ustad Didi (63) warga RT 11 RW 02 Kp. Palasari Tonggoh, Desa Indrajaya, Kecamatan Sukaratu, tertimbun matrial longsor.

Danramil 1207 Cisayong sekaligus Komandan lapangan tanggap darurat bencana alam Kapten Inf. Handriyono, S.Pd, mengatakan, di dalam aturan Basarnas, Protap (Prosedur Tetap) penanggulangan bencana itu selama 7 hari.
“Jadi selama 7 hari itu untuk pencarian jenajah/korban dan 7 hari berikutnya relokasi tempat,” ungkapnya saat memimil apel gabungan tanggap darurat bencana longsor di Kp. Palasari, Kamis (05/03/2020) sore.
Sambung Danramil, karena beliau (Dandim) tidak ada, jadi saya yang ada di Pos memimpin apel ini. Kegiatan hari ini kita akhiri sampai disini dan Alhamdulillah sekarang sudah terlihat jelas apa hasil pekerjaan hari ini.
“Tetapi tadi ada koreksi, padasaat mobil dari Polres melewati jembatan (Darurat) papan yang diujung selatan patah, untung ada anyaman bambu sehingga masih bisa diselamatkan,” ujarnya.
Informasi, terang Danramil, nanti sore juga Bupati akan melaksanakan kegiatan di rumah duka, harapan saya beliau naik motor jangan naik roda 4.
“Bupati (Tasikmalaya) bersama rombongan, nanti akan melaksanakan Tazkiyah dirumah korban,” tuturnya.
Selain itu, Plt Kepala BPBD Kabupaten Tasimalaya Nuraedidin, S.IP, mengucapkan bayak terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak dan Ibu sekalian yang selama 7 hari ini, telah bekerja sekuat tenaga, sekemampuan kita, semaksimal kita, sumber daya manusia yang kita punya khususnya dari Pemerintah dan relawan telah kita curahkan dalam rangka mengevakuasi bencana longsor di Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong ini.
“Mudah-mudahan segala amal dan kebaikan Bapak dan Ibu sekalian dibalas oleh Alloh dengan pahala yang berlipat ganda,” imbuhnya.
lanjut Nuraedidin, tadi telah disampaikan oleh Komandan lapangan, Pak Danramil bahwa Protap pencarian korban dari Basarnas ini kebetulan datang Pak Rudi sebagai komandanya itu 7 hari, tapi untuk tanggap darurat sesuai SK Bupati 14 hari.
“Namun akan melihat situasi, sebab khusus untuk tanggap kedaruratan sebetulnya normalisasi jalan sudah bisa dilewati bahkan oleh roda empat sekali pun, meskipun tadi masih ada trabel,” pungkasnya.
Dalam kegiatan apel gabungan tersebut diikuti TNI, POLRI, Basarnas, BNPB, BPBD, PUPR, Damkar, Relawan, Muspika Kecamatan Cisayong dan Sukaratu, Pemerintah Desa Santanamekar dan Indrajaya, Masyarakat Desa Santanamekar dan Indrajaya, serta Ormas.





