Kades Sukaraharja, Minta Pihak PNM Memahami Situasi Masyarakat Saati Ini

PEWARTA : FAUZI

Inovatif89.com — Saat sedang menjalankan tugas kewajiban saya, mengabdi dan membina masyarakat keliling-keliling di wilayah Desa Sukaraharja mendata masyarakat yang pulang dari Kota khususnya dari zona merah di Kp. Sindangelet dan Sindangsari ada telepon dari sebagian masyarakat.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut disampaikan Kepala Desa (Kades) Sukaraharja, Farid Zaelani, S.Kom, ditemui di kantornya, Desa Sukaraharja, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Kamis (02/04/2020) siang, setelah menemui petugas dari Permodalan Nasional Madani (PNM) yang menagih hutang kepada warganya.

“Padasaat sedang diperjalanan ada telepon dari sebagian masyarakat, bahwa ada berkerumun (kerumunan) di wilayah Kp. Neundeut dan katanya lagi ada pendataan penagihan dari PNM yang ngetren dimasyarakat yang namanya Bank Emok,” ungkapnya.

Menurut Farid, bukan permasalahan hutang piutangnya atau masalah angsurannya yang menjadi permasalahan adalah sesuai intruksi dari Presiden, Gubernur, Bupati dan Pemerintah desa yang paling bawah, sampai ke RW, dan RT dilarang berkerumun, selalu jaga jarak, menjaga kebersihan.

“Tetap disitu sudah disatu bukan mengantisipasi, namun di satu sisi sudah menantang himbauan dan himbauan dari Pemerintah Pusat sudah tidak di hiraukan,” imbuhnya.

Kalau seandainya mereka mengindahkan himbauan dari Pemerintah mungkin mereka tidak akan melaksanakan suatu penagihan kepada masyarakat. sambung Farid.

Kades Farid menambahkan, berbicara lebih jauh tolong dipahami kepada pihak permodalan yaitu, PNM atau yang lebih ngetren dibilang Bank Emok harus lebih memahami mayarakat saya karena disatu sisi buat makan hidup sehari-hari saja sudah susah.

“Suatu roda perekonomian hampir merata, hampir 90 lumpuh total. Saya harapkan dari atas nama pribadi kepala desa, tolong dengan sangat dari suatu permodalan untuk memending dulu penagihan sampai batas waktu yang belum ditentukan,” tegasnya.

Mudah-mudahan besok atau lusa bencan wabah ini cepat berlalu sedia kala masyarakat bisa berusaha kembali, masyarakat bisa tentram lagi. imbuh Farid

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *