PEWARTA : FAUZI
Inovatif89.com — Pemerintah Daerah (Pemkab) Kabupaten Sumedang melaksanakan Video Conference dengan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) RI yang bertempat di Gedung Negara Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, Jum’at (03/04/2020).
Dalam hal ini, Video Conference dengan Mendagri RI di wakili oleh PLT Sekretaris Jenderal DR. Ir. Muhammad Hudori, M.Si, PLH Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Dr. Hari Nur Cahya Murni M.Si, dan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Dr. Mochamad Ardian Noervianto, M.Si, yang menyampaikan arahan terkait langkah antisipasi penanganan COVID-19.
Menteri Dalam Negeri RI meminta Pemerintah Daerah untuk segera melakukan refocusing anggaran melalui optimalisasi penggunaan APBD dengan memprioritaskan untuk antisipasi dan percepatan penanganan dampak penularan COVID-19 antara Iain untuk kebutuhan rumah sakit daerah, pengadaan masker, hand sanitizer, dan thermal gun yang sesuai dengan standar dari Kementerian Kesehatan. Pemda diberi waktu paling lama 7 (tujuh) hari untuk melakukan refocusing anggaran tersebut.
Pemerintah juga diharapkan agar dapat menghimbau warganya untuk tidak pulang kampung (mudik) dahulu, karena pemudik bisa menjadi pembawa virus bagi orang lain. Untuk orang yang terlanjur mudik, diharuskan melakukan isolasi mandiri.
Hadir dalam video conference ini Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, ST., MM, Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawam, SE, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Drs. Herman Suryatman, M.Si, Para Asisten, Kepala Diskominfosanditik, Kepala BAPPPPEDA, Kepala BPKAD, Kadishub, BPBD dan lainnya.
Sumber : Diskominfosanditik Sumedang





