Inovatif89.com — Ungkapan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil terkait jumlah penerima bantuan Provinsi terdampak Covid-19, disoal (Diprotes) Kepala Desa Rajamandala, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat.
Kepala Desa Rajamandala, Enjang Jalaludin, SH, menyampaikan, mengenai bantuan sosial (Bansos) yang diwacanakan oleh Gubernur Jawa Barat. Pertama saya ucapkan terimakasih atas kepedulian Bapak Gubernur, namun tentu dalam hal ini juga ada sebuah dilema bagi Kepala desa sendiri.
“Karena dari wacana awal Pak Gubenur, mohon maaf berbicara sangat manis sekali. Dari awal dikatakan sekitar 1.945000 warga Jawa Barat akan menerima bantuan tersebut, namun katanya yang terealisasi hanya sekitar 450.000 sekian. Jadi ini tentu jadi sangat dilema yang sangat besar sekali bagi kami Pemerintahan desa,” ujar Enjang saat ditemui di kantornya, Senin (20/04/2020) siang.
Dikatakan Enjang, tentunya dari sekian ribu masyarakat atau keluarga yang terdampak Covid-19 ini sebagai mana tuntutan dari Dinas sosial juga kami pihak Pemerintah desa harus mengirimkan data tersebut.
“Data data masyarakat yang terkena dampak karena kalau kami sudah mendata tentunya masyarakat sangat mengharapkan bantuan dan ternyata realisasi dari bantuan tersebut sangat minim sekali hanya beberapa gelintir orang yang akan mendapat dari bantuan,” imbuhnya.
lanjut Enjang, ini delema yang sangat besar sekali bagi Pemerintahan desa terutama bagi Kepala desa karena posisi Kepala desa sendiri sangat dituntut sekali oleh masyarakat dan masyarakat mempunyai keluhan, keingian dan harapan tentunnya mencurahkankan nya melalui Kepala desa.
“Jadi tolong bagi Pemerintah Pusat mau pun Provinsi serta Daerah dikaji kembali, diteliti kembali kebijakan kebijakan yang sudah disebarkan melalui media-media sosial kepada masyarakat,” tegasnya. [Fauzi]





