Gubernur Jabar, Kemungkinan Kab. Sumedang Bisa Jadi Kab/Kota Pertama Berhasil PSBB

Inovatif89.com — Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, ST., MM, di dampingi Forkopimda, Sekretaris Daerah Kab. Sumedang dan Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang mengikuti Video Conference rapat evaluasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Wilayah Bandung Raya, bertempat di Gedung Negara Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (25/04/2020).

Dalam kesempatan tersebut Bupati Dony menyampaikan laporan perkembangan pencegahan penanganan covid-19 di Kabupaten Sumedang serta evaluasi hasil penerapan PSBB di Kabupaten Sumedang.

Bacaan Lainnya

Penerapan PSBB ini adalah salah satu ikhtiar untuk mengoptimalkan pencegahan penyebaran covid-19, untuk Kabupaten Sumedang check point dibagi kedalam tiga kategori diantaranya :

  • Check Point A ada di 26 Kecamatan, tugasnya yaitu patroli kewilayahan, mendisiplinkan warga serta sosialisasi wawar ke setiap pelosok desa dibawah tanggung jawab Forkopimcam.
  • Check Point B patroli Kabupaten kewilayahan di 7 tempat yang bertanggung jawab SatPol PP.
  • Check Point C di perbatasan ada 10 perbatasan dengan penanggung jawab Dinas Perhubungan didampingi TNI, Polri, Satpol PP dan Tenaga Kesehatan.

“Dengan diterapkan PSBB ini pergerakan orang, barang dan transportasi di Kabupaten Sumedang cukup menurun,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan, dengan dilaksanakan PSBB ini kemungkinan Kabupaten Sumedang bisa menjadi Kabupaten/Kota yang pertama berhasil melakukan PSBB.

“Kalau di akhir 14 hari Kabupaten Sumedang tidak melaporkan jumlah penambahan kasus positif covid-19, salah satunya dengan membatasi kewilayahan, melaporkan test masiv dan tidak ada lagi pergerakan virus,” ujarnya.

Pewarta : Fauzi
Sumber : Diskominfosanditik Kab. Sumedang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *