Perketat Chek Point Perbatasan, Bupati Sumedang Pantau Pergerakan Mudik di Ujung Jaya

Pewarta : Fauzi.

Inovatif89.com — Memperketat chek point perbatasan, Bupati Sumedang DR. H. Dony Ahmad Munir, ST., MM, terjun langsung memantau pergerakan mudik di Pos Ujung Jaya Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, Kamis (07/05/2020).

Bacaan Lainnya

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, penyebaran virus korona berasal dari luar dan dibawa oleh warga yang masuk Sumedang.

“Untuk mencegah masuknya virus korona bagi warga yang mau mudik ke Sumedang dan tidak memiliki KTP Sumedang harus putar balik lagi, tidak boleh masuk di setiap cek poin pintu masuk. Jadi lebih baik tidak mudik ke Sumedang,” ujar Dony di akun media sosialnya.

Dikatakan Dony, bagi warga yang memiliki KTP Sumedang dan mau pulang kampung ke Sumedang akan diisolasi selama 14 hari dengan cara petugas cek poin menghubungi Satgas Desa Siaga Covid asal domisili warga dan diserahterimakan.

“Di desa harus isolasi mandiri dan diawasi Satgas Desa Siaga,” tegasnya.

Tempat isolasi juga disiapkan di 8 sekolah dekat cek poin perbatasan bagi warga pulang kampung dengan alasan tertentu. Warga yang pulang kampung diisolasi selama 14 hari di sekolah sebagai tempat isolasi yang disediakan di cek poin perbatasan. tambahnya.

lanjut Doy, kami terus melakukan pemantauan cek poin untuk memastikan PSBB tahap II berjalan.

“Secara umum sudah bagus. Namun ada catatan, belum seluruh pelanggaran yang terjadi diberikan teguran dan surat pelanggaran tertulis. Seperti pemotor tidak pakai sarung tangan,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *