Warga Kp. Pojok Dedes Keluhkan Tidak Memiliki Pos Ronda, Diduga Kades Cikunir Hanya Sebatas Menanggapi Saja

Pewarta : Yusrizal.

Inovatif89.com — Dalam situasi pandemi Virus Corona atau Covid-19 yang mana dalam Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di himbau untuk selalu menajaga keamanan lingkungannya masing-masing pada malam hari dimana warga masyarakatnya untuk harus aktif dalam melaksanakan ronda malam. Selain berpatroli keliling Kampung, petugas ronda sesekali berkumpul di Pos Ronda.

Bacaan Lainnya

Namun hal seperti itu lain dengan petugas ronda malam di Kampung Pojok Dedes RT 05/06 Desa Cikunir, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, sudah lama mengelukan tidak memiliki Pos Ronda dan harus jongkok di pinggir toko.

Prihal keluhan tidak atau ingin memiliki Pos Ronda, warga sudah lama menyampaikan kepada pihak Pemerintah desa setempat. ungkap salah seorang warga yang tidak mau jati dirinya di sebutkan, ditemui saat sedang melaksanakan ronda malam di Kampung Pojok Dedes RT 05/06, Kamis (07/05/2020) pukul 20.00 Wib.

Menurutnya, Alhamdulillah pihak Pemerintah dea menanggapi, tapi hanya sebatas menanggapi saja karena sampai saat ini belum terrealisasi juga. Padahal pada waktu itu pihak desa sudah siap menganggarkan untuk pembangaunan Pos Ronda, tapi kenyataannya sampai saat ini belum ada kejelasan “Ngabuntut Bangkon”.

“Kami juga bingung karena setiap kegiatan ronda malam harus nongkrong ditempat yang tidak jelas,” keluhnya.

lanjutnya, warga disini bukan tidak ingin membangun Pos Ronda dengan cara swadaya, namun apa lah daya dengan situasi dan kondisi seperti saat ini.

“Kami atas nama warga Pojok Dedes memohon dan berharap kepada Pemdes Cikunir, ingin segera di bangunkan Pos Ronda. Demi terwujudnya keamanan lingkungan yang nyaman dan tentram. Pemdes sendiri mengintruksikan kepada warga untuk melaksanakan ronda malam, tapi Pos Rondanya tidak ada,” tegasnya.

Editor : Fauzi Balla Dewa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *