Inovatif89.com , TASIKMALAYA — Musyawarah Perencanaan pembangunan (Musrenbang) pertama, Musrenbang hari ini beda dengan yang lain. Hal tersebut dikatakan anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Dapil 2 dari Fraksi PDI Perjuangan Nanang Romli, S.IP .
“Alhamdulillah mengucapkan terimakasih kepada Pak Camat atas undangannya di karenakan ini Musrenbang pertama, Musrenbang hari ini beda dengan yang lain dikarenakan hari ini (sesuai) Permendagri nomor 70 (Tahun 2019) tentang verifikasi pediring juga tentang SIPD tentang Sistem informasi pemerintahan daerah,” ujar Nanang kepada inovatif89.com ditemui usai menhadiri kegiatan Musrenbang Kecamatan Cisayong yang bertempat di Aula Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat, Senin (08/02/2021).

Ia mengatakan, Alhamdulillah antusias masyarakat untuk mengajukan usulan hasil pendelegasian ditingkat desa untuk menjadi sekala prioritas dalam penyusunan di RKPD tahun 2022.
“Kami pun akan mengawal melaksanakan kegiatan program di Komisi bersama rapat gabungan bersama SKPD, RKPD untuk penganggaran di tahun anggaran 2022 sesuai usulan-usulan yang disampaikan oleh teman-teman hasil Musren hari ini,” tuturnya.
Saat disinggung mengenai keluhan masyarakat terkait rawat inap Puskesmas Kecamatan Cisayong, menurut Nanang, jangankan masyarakat. Kami juga suka cemburu sosial, kadangkala ada masyarakat Kecamatan Sukahening Kecamatan Cisayong masih perlu rawat inap di karenakan masyarakat perlu pelayanan akses kesehatan.
“Kami pun sudah koordinasi dengan Dinas kesehatan wabil khusus dr. Heru,” imbuhnya.
Mudah-mudahan kalau tidak masuk anggaran tahun 2021 paling tidak usulan Musren hari ini prioritas untuk bangunan DTP Kecamatan Cisayong. tambah Nanang.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Cisayong Dedi Herniwan, SE, menyampaikan data secara tertulis daftar skala prioritas perencanaan pembangunan hasil Musrenbang Kecamatan.
Skala prioritas (Ranking) ke 1. Desa Sukamukti pembangunan TPT Balai Sawala Kp. Sukamaju RT 002 RW 003 rusak berat akibat longsor sehingga mengganggu rutinitas masyarakat dengan velume volume panjang 64 meter tinggi 30 meter anggaran biaya -+ Rp. 2.000.000.000 ;’ Apabila tidak dibangun mengakibatkan jalan terputus Kp. Sukamaju terisolir.
Skala prioritas (Ranking) ke 2. Desa Nusawangi (pembangunan) jalan desa sepanjang 700 meter X 2,5 meter sebagai penghubung antara Desa Nusawangi (Kec. Cisayong) dan Desa Banyurasa (Kec. Sukahening) dan menjadi jalur utama antar desa dalam kondisi rusak berat. Posisi bahu jalan lamping dan sangat memerlukan Tembok Penahan Tanah (TPT) agar tidak terjadi pengikisan apabila musim penghujan. Biaya yang diperlukan untuk rekontruksi jalan dan TPT sebesar Rp. 500.000.000;’. Jalan penghubung antara Desa Nusawangi dan Desa Banyurasa sudah rusak sehingga akses jalan kedua desa tidak tidak lancar.
Skala prioritas (Ranking) ke 3. Desa Cileuleus Kp. Cibuyut RT 11 RW 002 pembangunan DAM untuk pengairan lahan pertanian warga Dusun Sirnarasa 5 X 6 meter membutuhkan dana Rp. 150.000.000;’ Kurang oftimalnya pengairan lahan pertanian masyarakat yang mengakibatkan produksi hasil panen berkurang.
Skala prioritas (Ranking) ke 4. Desa Cikadu Kp. Cikadu RT 002 RW 005 (pembangunan) irigasi Cimuncang dengan panjang 40 meter, bendungan dam 300 meter, TPT tinggi 2 meter dengan kondisi saat ini rusak sehingga untuk mengairi sawah yang merupakan sentra produksi padi sedikit terganggu dengan jumlah dana yang di perlukan -+ Rp. 250.000.000;’ dan seterusnya hinga sampai ke ranking 12.
Dalam pelaksanaan kegiatan Musrenbang Kecamatan tersebut di pimpin langsung oleh Camat Cisayong Drs. Yayat Suryatna didampingi Sekretaris kecamatan (Sekmat) Dedi Herniwan, SE, dan para Kasi. Turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Dapil 2 dari Fraksi PDI Perjuangan Nanang Romli, S.IP , Dinas intansi, Kepala desa, BPD, LPM, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan perempuan. (0089).





