TASIKMALAYA — Pecinta Bonsai Kecamatan Cisayong menggelar silaturahmi dengan mengusung tema “Tina Tunggul Jadi Dulur”, bertempat di Batagor Nusawangi Desa Nusawangi Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat, Minggu (21/02/2021) malam. Dihadiri oleh para pecinta Bosai sebanyak 40 orang.
Dalam kesempatan ini, Ketua Panitia Jajang menyampaikan, tujuan dilaksanakan acara selain untuk menjalin silaturahmi antar pecinta Bonsai dari 13 desa yang ada di wilayah Kecamatan Cisayong juga membentuk organisasi dan kepengurusannya.
“Mengucapkan terimakasih kepada para pecinta Bonsai telah mendukung terlaksananya kegiatan acara ini,” tuturnya.
Sementara itu, pecinta Bonsai dari Desa Santanamekar Asep Yepi menjelaskan sejarah/kronologi adanya perkumpulan pencinta Bonsai yang telah ada di grup WhatApp yaitu Bonsai Cisayong Lover (Bocil).
“Adanya perkumpulan di Wilayah Kecamatan diawali dari membuat Grup WA namanya perkumpulam namun tidak terbentuk Kepengurusan,” paparnya.
Setelah nanti terbentuk sebuah kepengurusan pecinta Bonsai, mudah-mudaha kedepanya bisabuntuk mengadakan seminar.
“Sudah beberapa kali berencana mengadakan silaturami namu baru saat ini terlaksana,” ungkapnya.
Berharap kedepannya para pecinta Bonsai di wilayah Kecamatan Cisayong lebih serius dan lebih maju sehingga bisa mengharumkan nama daerah di bidang perBonsaian. pungkasnya.
Acara dilanjutkan dengan pemilihan nama perkumpulan dan disepakati nama perkumpulan tersebut adalah perkumpulan Bonsai Cisayong (Boyong) serta pemilihan kepengurusan yang diikuti oleh 5 kandidat calon ketua yakni:
(1). H. Jajang Desa Cisayong (2). Jajang Desa Nusawangi (3). Kamal Desa Cileuleus (4). Agus Desa Purwasari (5). Usin Desa Nusawangi. Dengan perolehan suara terbayak di raih oleh Jajang sebanyak 21 suara dan diikuti oleh H. Jajang sebanyak 12 suara.

Dilanjutkan dengan seminar tatacara membuat Bonsai untuk pemula dengan narasumber Aa Garut dari Desa Sukamukti Kecamatan Cisayong. (0089).





