Ciptakan Produk Unggulan, TP PKK Desa Sukaasih Gelar Rakor

Pewarta : Yusrizal.

TASIKMALAYA — Dalam rangka menciptakan produk unggulan, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Sukaasih menggelar rapat koordinasi (Rakor) yang bertempat di Gor Desa Sukaasih Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat, Jum’at (12/03/2021).

Bacaan Lainnya

Ditemui sela-sela acara, Kepala desa selaku pembina TP PKK Desa Muhamad Umar Mahudi, S.Si., M.Pd, kepada Inovatif89.com mengatakan, Alhamdulillah kami bersama TPKK Desa Sukaasih sedang melaksanakan rapat koordinasi terkait program-program PKK.

“Salah satu inovasi dari program tersebut yang sedang dan akan di garap alah terkait pelatihan membuat batik yang tujuannya nanti untuk masyarakat bisa mempunyai prodak unggulan,” ungkapnya.

Menurut Umar, mungkin untuk di wilayah Kecamatan Singaparna masih belum ada yang memulai dan kami semua tidak masalah seandainya desa-desa yang lain mau mengikuti juga. Cuman kami mulai terlebih dahulu, sebagai upaya peningkatan untuk pemulihan ekonomi nasional.

“Sumber anggarannya itu bukan dari desa karena desa pun tidak ada sebetulnya, jadi mereka berinisiatif selalu melaksanakan rakor walau pun tak ada untuk uang transportasinya dan mereka setiap rapat, uang transportasi kami ini kita jadikan untuk sebagai pelatihan,” katanya.

Memang di tahun desa pun untuk mengadakan pelatihan itu susah karena dengan kondisi Covid-19 jadi mereka mempunyai inisiatif sendiri yang harusnya mereka bawa bekal untuk pulang tapi mereka gunakan untuk pelatihan saja. tambahnya.

lanjut Umar, berharap desa dan masyarakatnya bisa lebih maju dan berkembang menjadi desa yang mandiri, karena memang walaupun kita dalam posisi desa cepat berkembang pada saat ini. Namun, kita pinginnya lebih tercapai seperti desa-desa yang sudah maju di Indonesia.

“Jadi bisa lebih memberikan kesejahteraan pada masyarakat, terlebih memang Visi dan Misi kami pada saat ini terfokus pada pengembangan ekonomi masyarakat. Mudah-mudahan ekonomi masyarakat kami, lebih meningkat dan pesat,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *