CIAMIS — Wakil Bupati (Wabup) Ciamis Yana D Putra mengatakan, menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap melalui acara ini dapat menumbuhkan rasa kekompakan dan kepedulian pada sesama.
“Terlebih ditengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, tentunya harus lebih digelorakan semangat dalam tolong menolong,” ucap Yana dalam sambutannya saat menghadiri kegiatan santunan anak yatim dan jompo yang di selenggarakan pengurus Lembaga Al Falah dan bertempat Madrasah Al Falah Desa Sukakerta Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa Barat, Sabtu (08/05/2021).
Yana menyampaikan, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Ciamis tentunya kami menyambut baik kegiatan ini. Semoga ini dapat menumbuhkan kekompakan dan semangat demi kesejahteraan bersama.
“Anak yatim piatu merupakan amanah yang Allah berikan kepada manusia yang berakal, mereka diamanahkan untuk disantuni sebagaimana menyantuni diri sendiri dan keluarga. Dalam ajaran Islam kita diperintahkan untuk senantiasa memperhatikan nasib anak-anak yatim. Oleh karena itu menyantuni anak yatim menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai umat Islam,” ujarnya.
Menurut Yana, keberadaan anak yatim bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah saja, akan tetapi tanggung jawab bersama. Anak-anak yatim piatu adalah generasi penerus bangsa yang harus dibimbing dan diberi perhatian serta kasih sayang yang lebih.
“Sebab pemberian santunan bagi anak yatim dan jompo merupakan bentuk kepedulian dan sebagai wujud rasa syukur atas rejeki yang telah Allah berikan kepada kita,” imbuhnya.
Berharap kedepannya semakin banyak lagi agniya yang tergerak hati nuraninya untuk membantu dan peduli terhadap anak yatim dan jompo. tambah Wabup Yana.
Sementara itu, ketua pelaksana Yayan Widia menjelaskan, santunan pada anak yatim dan jompo di lingkungan masjid Al Falah rutin dilaksanakan.
“Kegiatan santunan kepada anak yatim dan jompo rutin dilaksanakan disini, namun sekarang lebih spesial karena santunan dilaksanakan pada bulan suci Ramadhan dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Ciamis,” paparnya.
lanjut Yayan, sasaran pemberian santunan tidak hanya anak yatim dan jompo dari sekitar masjid atau lingkungan desa setempat saja, tapi dari desa-desa lain juga datang untuk mendapat santunan. Donasinya (sumber dana) diperoleh dari para jama’ah dan agniya yang tidak hanya dari lingkungan Desa Sukakerta saja, tapi dari luar daerah bahkan luar negri.
“Kami berharap dengan pemberian santunan ini dapat memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim dan jompo apalagi di momen bulan Ramadhan seperti saat ini,” pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri MUI Desa Sukakerta, Kepala Desa, Tokoh Ulama dan Tokoh Masyarakat. (Fauzi).





