Jabar Bergerak Kabupaten Tasikmalaya Laksanakan Program Tanda Cinta

TASIKMALAYA — Ketua Jabar Bergerak Kabupaten Tasikmalaya Ida Farida Ningrum mengatakan, Jabar Bergerak pusat melalui Jabar Bergerak Kabupaten Tasikmalaya tengah melaksanakan “Program Tanda Cinta” untuk para Marbot Mesjid.

“Kami pada saat ini melakukan pembagian parcel di 40 Mesjid yang tersebar di 8 Kecamatan,” ungkap Ida saat ditemui di sela-sela kegiatan pembagian parcel di salah satu Mesjid di wilayah Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat, Selasa (11/05/2021).

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan, bahwa kegiatan ini bertepatan dengan momentum bulan suci Ramadhan dimana kita harus isi dengan kegiatan-kegiatan yang fositif dan berguna bagi sesama. Intinya Jabar Bergerak selalu eksis untuk melakukan bakti sosial.

“Adapun kegiatan bakti sosial pada bulan ini yakni, telah melaksanakan Buka Bersama on the Screen (Bubos) dengan membagikan 1000 Rantang Cinta untuk masyarakat prasejahtra dan bakti sosial lainya yang sipatnya peduli terhadap sesama,” imbuhnya.

Kalau sekarang, terang Ida, lebih memilih melakukan bakti sosial kepada para Marbot Mesjid karena dia yang paling berperan dalam kesiapan Mesjid, dan selalu mempersiapkan untuk ibadah, pokonya sangat penting sekali perannya dalam hal keagamaan khususnya dalam memelihara dan merawat Mesjid.

“Akan tetapi terkadang mereka terlupakan dan dianggap biasa-biasa saja padahal Marbot Mesjid memiliki arti penting bagi kita semua dan bagi jemaah di bulan Ramadhan seperti sekarang ini, apalagi sebentar lagi hari raya Idul Fitri dimana Marbot sangat vital dalam masjid baik urusan kebersihan atau yang lainnya.

Mesjid sering diisi dengan kegiatan-kegiatan seperti Sholat berjamaah, Shalat Tarawih, I’tikaf dan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan Allah SWT (Hablum Minallah),” imbuhnya.

lanjut Ida, Jabar Bergerak melakukan sebuah kepedulian dan berbagi Tanda cinta untuk para Marbot agar mereka juga merasa diperhatikan oleh kita semua dan kiprah mereka patut diapresiasi karena pekerjaannya sangat mulia.

“Mudah-mudahan kedepannya para Marbot ini lebih di perhatikan lagi oleh pemerintah dan mereka bisa menjadi panutan untuk para anak muda karena pekerjaan itu adalah pekerjaan yang sangat mulia,” pungkasnya. (Dj).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *