TASIKMALAYA — Para tokoh pemuda Kampung Cikapol menggelar halal bihalal dengan menyerahkan santunan kepada 53 anak yatim dan jompo, dan tabligh akbar dengan mubaligh KH. Ujang Surachman dari pesantren Miftahul Huda Manonjaya, bertempat di halaman Madrasah Al-fudlola Kp Cikapol Desa Rajamandala Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat, Selasa (18/05/2021).
Kegiatan halal bihalal tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya H. Ami Fahmi, ST, Kepala Desa (Kades) Rajamandala Enjang Jalaludin, SH, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda pemudi, para jemaah, serta anak yatim dan jompo penerima santun.
Dalam sambutannya, ketua penyelenggara Asep Hersan menyampaikan, bahwa pembagian santunan ini dilaksanakan setelah selesai Ramadhan dengan harapan para anak yatim piatu dan Jompo tersebut bisa di saksikan oleh masyarakat lainnya yang pada saat hari H lebaran belum bisa mudik karena diberlakukannya pembatasan mudik.
“Sehingga kegiatan ini dilaksanakan setelah hari raya, diharapkan masyarakat dan donatur-donatur bisa ikut menyaksikan,” paparnya.
Asep mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan pertama kali dan diharapkan menjadi agenda rutin setiap tahun dilaksanakan oleh para pemuda, pengurus DKM dan para tokoh Kampung Cikapol.
“Bisa terlaksananya karena kekompakan dan solidaritas dari para pemuda serta para donatur yang ikut andil dalam mensukseskan kegiatan ini,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, tali silaturahmi para pemuda dengan tokoh masyarakat dan masyarakat akan semakin erat dan semoga hal positif ini, bisa terus berlangsung ke depannya. harap Asep.
Sementara itu, Kades Rajamandala Enjang Jalaludin, SH, menyampaikan, sangat mengapresiasi segala kegiatan yang terlaksana. Sangat faham dengan kekompakan dan solidaritas masyarakat Cikapol dalam hal kegiatan-kegiatan positif.
“Berharap, bahwa program-program kegiatan dan pembangunan di Kampung Cikapol bisa segera terwujud dan terlaksana, sehingga bisa secepatnya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ucapnya.
Ditempat yang sama, kordinator masyarakat penerima BPNT dan PKH Eros Rosita menjelaskan, anggaran santunan ini berasal dari sumbangan-sumbangan, dan donatur dari penerima BPNT dan penerima PKH yang setiap penerimaan programnya selalu menyisihkan sebagian dari hak yang mereka terima dengan ke sukarela. imbuhnya. (Fauzi).





