TASIKMALAYA — Salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Daerah (Pemda) Ecep Sukron Munir, memperkenalkan destinasi wisata di Kabupaten Tasikmalaya dengan musik.
Menurut informasi yang berhasil di himpun dari berbagai sumber, Ecep telah mengelurkan beberapa album diantaranya, Geopark Galunggung, Piknik Yu Ka Tasik dan beberapa lagu lainnya yang diproduksi oleh industri musik Aquarius.
Saat ditemui di rumahnya Jl. Cisangkir Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya Jawa Barat, Ecep Sukron Munir menyampaikan, hobi bermusik dari mulai duduk di bangku SMA sampai sekarang sudah menjadi ASN di Pemda tetap eksis menyalurkan bakat dalam bermusik dan berniat memberikan apa yang saya bisa, bagi Kabupaten Tasikmalaya.
“Apa yang saya bisa dalam bermusik, akan saya berikan apapun yang terbaik bagi Kabupaten Tasikmalaya,” ungkapnya kepada awak media, Minggu (24/05/2021).
John Sukron — sapaan Ecep Sukron Munir mengatakan, mulai hobi hingga sekarang berbagai macam genre musik sudah digeluti diantaranya, Rock and Rol, Metal, Heavy Metal, Hard Core, SKA ataupun British. Hanya saja sekarang ingin lebih melestarikan budaya Sunda sehingga Pop Rock sunda lebih di utamakan, karena sampai saat ini bahasa Sunda sudah mulai pudar, jadi siapa lagi yang akan menjaga (Ngamumule-red) kalau bukan kita.
“Intinya kalau saya secara pribadi tidak pernah memilih warna genre musik, tetapi tergantung mood saja,” ujarnya.
Saat disinggung mengenai lagu Geopark Galunggung, John menjelaskan, memang itu permintaan dari Kepala Disparpora Kabupaten Tasikmalaya, dan saya sebagai musisi sangat bangga dan berterima kasih untuk bisa berkontribusi dengan menciptakan lagu. Intinya seperti apa yang tadi saya sampaikan, apapun yang bisa di berikan bagi Kabupaten Tasikmalaya akan saya lakukan yang terbaik.
“Saya juga dalam waktu dekat akan launching album terbaru dengan versi sunda, dan juga tidak menutup kemungkinan melaunching lagu versi akustik yang lagi hits untuk saat ini” tuturnya.
lanjut John, berharap bisa terus berkarya dalam musik apalagi memperkenalkan objek-objek wisata yang ada di Kabupaten Tasikmalaya melalui syair lagu.
“Selain itu, masyarakat yang ada di sekitar lokasi tempat-tempat wisata bisa berkembang dalam taraf ekonomi dan lebih sejahtera, serta objek-objek wisata yang ada di Kabupaten Tasikmalaya lebih dikenal dan banyak pengunjung pasca pandemi Covid-19 ini dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan (Prokes),” pungkasnya. (Fauzi).





