GARUT – Inovatif89.com. Wakil Bupati Garut dr. H. Helmi Budiman, meresmikan pembangunan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Masyarakat (Pamsimas) di Desa Sukarame, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Rabu (07/08/2019).

Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Masyarakat (Pamsimas) merupakan program andalan nasional dengan tujuannya meningkatkan akses penduduk pedesaan terhadap fasilitas air minum dan sanitasi yang layak dengan pendekatan berbasis masyarakat.
“saat ini masyarakat Sukarame yang masyarakatnya kebanyakan petani, sudah bisa langsung menikmati air bersih sampai ke rumah-rumah. Dalam laporan yang disampaikan Kepala Desa, kalau proses pengerjaan yang menghabiskan anggaran besar ini adanya keterlibatan masyarakat yang secara swadaya. ujar dr. Helmi dalam sambutanya.
Kami sangat mengapresiasi, terang Helmi, masyarakat yang begitu aktif dalam membantu mensukseskan program Pamsimas, terlebih mereka langsung ikut terlibat dalam pekerjaannya.
“Namun kendati program Pamsimas telah selesai dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat serta mengimbau, agar masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan lingkungan. Yang mana bukan saja menikmati air besihnya melainkan agar bisa menjaga sanitasinya. tandasnya.
Menurut Helmi, pembangunan Pamsimas untuk meningkatkan jumlah warga masyarakat yang kurang terlayani, termasuk masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah pedesaan agar dapat mengakses pelayanan air minum dan sanitasi serta meningkatkan penerapan nilai dan perilaku hidup bersih dan sehat.
“Air merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat, Oleh karena itu pihaknya berupaya membangun fasilitas air bersih sehingga seluruh masyarakat bisa mendapatkan air yang memenuhi standar kesehatan. tuturnya.
lanjut Helmi, mengingat program tersebut dari warga untuk warga. Berharap warga memelihara dan menjaga prasarana yang telah dibangun sebagai salah satu upaya mempertahankan masa guna sarana prasarana. pungkasnya.
Selain itu, Kepala Desa Sukarame Yanti Susilawati mengatakan, pembangunan sarana air bersih baru bisa terwujud pada tahun 2019. Yang anggarannya di peroleh melalui APBN di bantu Dana Desa dan Swadaya Masyarakat.
“Baru tahun ini, Pamsimas bisa terlealisasi padahal sudah di programkan sejak tahun 2016. ungkapnya.
lanjut Yanti, adanya Pamsimas tersebut ribuan masyarakat yang terdapat di 9 RW sudah bisa langsung menikmati air bersih di rumahnya masing-masing. Bahkan, air bersih tersebut dialirkan ke seluruh tempat ibadah. imbuhnya.
[Diskominfo Kab. Garut/Adas Iskandar SH]





