TASIKMALAYA — Menjelang reses anggota DPRD masa persidangan ke II tahun 2022, sebanyak 50 orang fasilitator dewan dari 7 daerah pemilian (Dapil) di kabupaten mengikuti bimbingan tekhnis (Bimtek), bertempat di ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat, Kamis (03/06/2021).
Fasilitator atau pendamping dewan ini adalah orang yang membantu anggota dewan dalam pelaksanaan reses di Dapil anggota dewan yang di tunjuk.
“Tugasnya adalah memastikan kegiatan reses berjalan sesuai aturan serta mempersiapkan segala hal menyangkut kepentingan reses antara anggota dewan dengan masyarakat atau konstituen di Dapil, serta membuat laporan pertanggung jawaban kepada sekretariat DPRD,” ucap Kepala Bagian Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (Kabag PPTK) Sekretariat DPRD Kab. Tasikmalaya Luthfi Maolani, S.Sos, kepada awak media.
Luthfi menambahkan, selain bertugas memastikan segala hal yang menyangkut penyelenggaraan reses anggota dewan yang terhormat bisa di persiapkan secara matang, baik menyangkut hal tekhnis maupun administrasi.
“Yang harus di lebih perhatikan adalah pengajuan, pelaksanaan dan pelaporan, ketiga hal ini harus bisa dilakukan oleh Pendamping sehingga tidak mengganggu kinerja anggota dewan yang dalam melaksanakan kegiatan reses di Dapilnya masing-masing,” ujarnya.
Sementara itu, Kabag Keuangan Sekretariat DPRD Hj. Imas menjelaskan, terkait tekhnis pelaksanaan reses, segala pengeluaran mulai dari sewa gedung, sound sistem, kursi dan hal-hal lainnya yang mengeluarkan anggaran, itu harus disertai bukti pembayaran, berupa kwitansi ataupun nota.
“Pengeluaran biaya hanya dapat digunakan untuk tujuan sebagaimana yang tersedia dalam anggaran Set DPRD. Selain itu sebagai bukti di laksanakannya kegiatan, harus disertai dokumen poto serta daftar hadir peserta reses,” tegasnya.
Sesuai hasil rapat Badan Musyawarah DPRD pada tanggal 19 Mei 2021 di sepakati, bahwa pelaksanaan reses II masa persidangan III tahun 2021 akan dilaksanakan pada tanggal 04, 05 dan 06 Juni 2021 medatang. Reses dapat dilaksanakan dengan dua cara yaitu, tatap muka langsung bersama peserta atau dengan menggunakan fasilitas zoom meeting, hal tersebut disesuaikan dengan kesiapan dan ketersediaan alat penunjang.





