TASIKMALAYA — Camat Sukaratu H. Ria Supriana, S.Sos, mengatakan, dalam rangka rekopri ekonomi jadi peluang kerja, dan peluang usaha, kami Alhamdulillah bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Tasikmalaya. Alhamdulillah untuk Kecamatan Sukaratu itu mendapatkan kuota untuk mengadakan pelatihan berupa Las Listrik dan di ikuti oleh 16 peserta mewakili tiap-tiap desa dan satu desa sebanyak 2 orang.
“Mudah-mudahan para peserta ini, menjadi tenaga yang berketerampilan ahli dan profesional, sehingga bisa menurunkan ilmunya ke para pemuda atau warga yang keinginan di desanya masing-masing. Itu yang pertama,” ungkap Ria saat ditemui di lokasi para peserta melakukan peraktek, bertempat di halaman Kantor Kecamatan Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat, Selasa (8/06/2021) siang.
Ia menjelaskan, yang selanjutnya peserta pelatihan ini nantinya akan di beri semacam keterangan atau sertifikat dan terdaftar di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tasikmalaya. Sehingga kalau ada yang membutuhkan dari perusahaan-perusahaan dimana pun, ini akan menjadi prioritas untuk ditawarkan.
“Kami berharap dengan di berikan bekal ilmu las listrik, semua kader-kader ini bisa membuka peluang usaha masing-masing terutama untuk di daerahnya dan bisa menularkan untuk mengajak rekan-rekan atau tenaga-tenaga pemuda di sekitarnya,” ujar Ria.
Sementara, Instruktur Teknologi Mekanik khusus bidang las dan permesinan di UPTD BLK Iwan Komarudin, M.Si, menerangkan, UPTD Balai Latihan Kerja (BKL) itu berada dibawah maungan Dinas Koperasi UKM dan Bidang Tenaga Kerja yang melaksanakan kegiatan pelatihan khususnya untuk warga Kabupaten Tasikmalaya dibidang kejuruan. Diantaranya, menjahit, otomotif, las, tehnik manipaktul, tata rias, dan seterusnya.
“Kebetulan untuk yang sekarang ini di Sukaratu adala gelombang pertama, pelatihan Mobile raining Unit (MTU), itu melaksanakan di luar BLK. MTU untuk tahun ini khusus Las, kebetulan di laksanakan di wilayah Kecamatan Sukaratu dengan jumlah peserta 16 orang, dari masing-masing perwakilan desa itu sebanyak 2 orang,” terang Iwan.
Iwan mengatakan, terkait tehnik pelatihan ini, mengacu ke kurikulum program-program pelatihan itu sekitar 160 jp. Jadi pelaksanaannya sekitar 20 hari dari mulai jam 08:00. Wib. sampai dengan jam 14:00. Wib.
“Kita lihat dulu respon dari masyarakatnya terutama di wilayah Kecamatan sukaratu, Alhamdulillah dengan dukungan Camat, kegiatan pelatihan ini bisa di laksanakan dan mudah-mudahan pelatihan ini berjalan dengan semestinya,” ungkapnya.
Kita sudah melakukan 2 kali pertemuan dan melihat pemetaan peserta itu responnya Alhamdulillah. Mereka ada yang lulusan SMK dan bermacam-macam, Alhamdulillah sudah ada dasar tehnik kita hanya tinggal mengarahkannya saja.
Kebetulan tenaga ahlinya terbatas, jadi para peserta di bagi menjadi 4 kelompok dan perkelompok dengan teknis dasarnya itu pemetaan dulu kebutuhan di Kecamatan seperti apa, kita sesuaikan dengan kondisi di karenakan dimana situasi sekarang lagi pandemi Covid-19, sehingga melihat ada sebagian alat pendukung prokesnya.
“Seperti di awal yaitu, bikin dudukan hand sanitizer dan untuk progresnya di lihat nanti kebutuhan yang lain seperti apa, yang bisa bermanfaat untuk wilayah Kecamatan Sukaratu,” tambahnya.
lanjut Iwan, Alhamdulillah progresnya setelah dua kali pertemuan ini animonya, terutama keaktifan siswa semuanya aktif. Karena kita tekankan pelatihan ini harus benar-benar sukses dan berhasil.
“Sebagai instruktur, saya minta kepada semua peserta diharapkan out putnya. Karena Balai Latihan Kerja (BLK) mempasilitasi pelatihan ini untuk pemberdayaan masyarakat dan potensi wilayahnya. Mudah-mudahan ini aplikasinya kelapangan bisa di inginkan wira usaha mandiri,” harapnya.





