TASIKMALAYA — Unit Pengelola Kegiatan Dana Amanah Pemberdayaan Mayarakat (UPK DAPM) Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, menyantuni ratusan akan yatim, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), disabilitas, dan terlantar.
Pelaksanaan bantuan sosial (Bansos) dengan jumlah sebanyak 360 anak yatim, serta 60 orang ODGJ, disabilitas, dan terlantar yang di laksanakan oleh UPK DAPM, itu merupakan agenda rutin tahunanan dalam rangka menyambut tahun baru Islam.
“Penyaluran bantuannya, dilakukan secara bertahap ke 7 desa sewilayah Kacamatan oleh masing-masing tim dari UPK,” ungkap kepala UPK DAPM Yandi Suryandi kepada inovatif89.com saat ditemui di kantornya, Jum’at (20/08/2021) siang.
Yandi menjelaskan, teknis penyaluran Bansos secara bertahap oleh masing-masing tim dengan tidak di pusatkan di satu titik lokasi tersebut guna menghidari kerumunan dalam rangka mematuhi protokol kesehatan.
“Tim dari UPK menyalurkan bantuan secara langung kepada yatim, sedangkan untuk ODGJ, disabilitas, dan terlantar itu diserahkan masing-masing kepada kepala desa. Bansos berupa uang tunai dengan total sebesar Rp. 42.000.000,” paparnya.
Yandi berharap, pandemi Covid 19 yang melanda Indonesia khususnya segera berakhir.
“Mudah-mudahan Covid 19 segara berakhir dan perekonomian masyarakat kembali pulih. Maka dari mengajak kepada masyarakat, agar tetap mematuhi protokol kesehatan 5 M,” pungkas kepala UPK DAPM.





