TASIKMALAYA — Kantor Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Tasikmalaya menggelar sosialisasi program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), bertempat di Aula Desa Tenjonegara, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (04/09/2021).
Alhamdulillah semua kepala desa dan panitia PTSL se-Kecamatan Cigalontang mengikuti sosialisasi juga penyuluhan program PTSL. Para panitia sudah mendapatkan penjelasan yang pasti, awalnya banyak kerancuan di masyarakat dan panitia tidak bisa menjelaskan atau pun menjawab.
“Program PTSL ini Insyaallah, bahkan panelocknya sudah ada untuk tahun 2022 harus terealisasi untuk kecamatan Cigalontang, dan terkait kuota per-Desa minimal 1000 bidang, jikalau lebih di usahakan bisa,” ungkap Ketua DPK APDESI Kecamatan Cigalontang Ikeu Pirmansah kepada inovatif89.com, ditemui usai mengikuti kegiatan sosialisasi.
Batas waktu pembuatannya minimal diakhir Agustus tahun 2022 itu, semua harus sudah terealisasi. tambahnya.
Menurut Ikeu, prioritas penerima manfaat program tersebut tidak ada dan kami di sini semua netral, karena PTSL itu adalah program Pemerintah. Jadi untuk semua masyarakat yang memerlukan sertifikat.
“Ini program Presiden, jadi harus semua masyarakat membuat sertifikat melalui PTSL,” ujarnya.
Sementara itu, petugas dari ATR/BPN Kabupaten Tasikmalaya Epi Hilmannajarudin sebagai koordinator program PTSL mengatakan, PTSL itu dipastikan bahwa validasi datanya ada, dan panelocknya juga sudah ada untuk wilayah Cigalontang.
“Terkait adanya Tol Cigatas yang menimbulkan keresahan dan harus di segerakan, makanya saya selaku tim percepatan sertifikat punya inisiatif untuk segera dipercepat,” ucapnya.
lanjut Epi, untuk tahun ini kita sudah selesai, karena tahun depan memasuki ke yuridis atau pemberkasan dan diharapkan 15 Desember sudah selesai.
“Kebetulan yang saya inginkan masing-masing desa 1000 dan kuotanya pleksible bisa sepuluh ribu bisa juga lima belas ribu. Tergantung dari pada permohonan, cuma ada penekanan kalau Cigalontang itu harus terwujud,” tegasnya.





