CIAMIS — Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menghadiri kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Besar Cisaga Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Rabu (20/10/2021).
Dalam sambutannya, Bupati Herdiat mengaku bahagia dapat kembali menghadiri kegiatan besar seperti saat ini, setelah beberapa tahun harus dibatasi akibat adanya pandemi Covid 19.
Namun, Herdiat menghimbau agar masyarakat tetap taat dan mematuhi protokol kesehatan (Prokes), terutama dalam memakai masker dan melaksanakan vaksinasi.
“Saat ini Kabupaten Ciamis kembali berada di level 3 PPKM, meski begitu kasus positifnya sudah landai hanya saja capaian vaksinasi kita belum maksimal. Yang terpenting, saya titip dua hal yaitu memakai masker dan melaukan vaksin,” ujarnya.
Ia mengatakan, dengan vaksinasi bukan berarti sudah terbebas sepenuhnya dari virus Covid 19, akan tetapi hanya mengurangi resiko saja.
“Meskipun sudah di vaksin bukan berarti bapak ibu terbebas dari Covid-19, tetap bisa terkena namun hanya mengurangi resikonya, oleh itu Prokes tetap harus dilaksanakan,” tuturnya.
Selain itu, Herdiat juga berpesan agar masyarakat senantiasa berhati-hati dan waspada dalam menghadapi cuaca musim hujan.
“Dalam menghadapi cuaca musim hujan kita harus tetap waspada, baik itu dari bahaya banjir, longsor ataupun pergerakan tanah. Mengingat Kabupaten Ciamis termasuk pada resiko tinggi rawan bencana ke 5 Nasional,” paparnya.
Dia berharap di momentum peringatan Maulid Nabi ini, dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Dalam momentum ini mari kita sama-sama berdo’a, agar semua senantiasa berada dalam lindunganNya serta dapat lebih meningkatkan keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT,” tabah Bupati Ciamis Herdiat Sunarya.
Sementara itu, ketua panitia penyelenggara H. Andri menyampaikan, terdapat 3 kegiatan dalam acara ini, yakni memperingati Maulid Nabi SAW, memperingati Hari Santri Nasional dan gebyar vaksinasi se-Kecamatan Cisaga. Kegitan tersebut dilaksanakan dengan tetap mempedomani protokol kesehatan dengan ketat.
“Tujuan dari kegiatan ini yaitu agar masyarakat mendapatkan kesehatan lahir dan bathin, sehat lahir dengan vaksinasi dan bathin dengan tausyiah keagamaan,” ucapnya.





