Percepat Vaksinasi, UPT Puskesmas Cigalontang Terus Lakukan Kordinasi

Kepala UPT Puskesmas Cigalontang Iwan Setiawan usai melaksanakan vaksinasi ditemui di kantornya. Inovatif89.com. //Jurnalis - Yusrizal

TASIKMALAYA — Dalam rangka mempercepat vaksinasi Unit Pelaksana Teknis Pusat Kesehatan Masyarakat (UPT Puskesmas) Cigalontang terus melaksanakan koordinasi bersama tim vaksinasi di wialayah Kecamatan.

Kepala UPT Puskesmas Cigalontang Iwan Setiawan, S.Kep., M.Si, mengatakan, sesuai intruksi Pemerintah Pusat dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya Bahwa untuk menghilangkan permasalahan seperti Corona/Covid-19 ini yaitu dengan cara di vaksin.

Bacaan Lainnya

“Makanya kami sekarang terus menggenjot untuk mencapai target di 80 persen di bulan Desember, pihak kami hanya sebatas itu saja,” ungkap Iwan kepada Inovatif89.com saat ditemui usai pelaksanaan vaksinasi di Desa wilayah Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (25/10/2021).

Menurutnya, jadi kalau capaian vaksinnya bagus Insyaallah. Makanya pihak kesehatan terus mempercepat healt imunity khususnya wilayah kecamatan Cigalontang, itu akan secepatnya tercapai.

“Kami tim yang dikomandoi oleh Camat, mendata beberapa sasaran dan terus kita bersama tim vaksinasi menyiapkan prihal vaksinnya juga,” ucapnya.

Iwan menyampaikan, Alhamdulillah kami terus melakukan kordinasi dengan lintas sektoral yaitu TNI dan POLRI, Kecamatan, Kepala Desa, PKK, Tokoh masyarakat serta semua unsur yang ada di wilayah Cigalontang agar terus bisa terjalin dengan baik. Semua satu tujuan, supaya masalah Corona ini cepat berlalu khususnya di Cigalontang umumnya untuk seluruh Indonesia.

“Kita sudah rindu dengan suasana yang normal dan terkait vaksin itu menjadi salah satu persyaratan untuk kita melakukan aktivitas, tapi di situ bukan ranah kami,” imbuhnya.

Tugas kami hanya sebatas memberikan vaksin sesuai yang di intruksikan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas untuk melakukan vaksinasi kepada masyarakat, walaupun itu bakal mutlak menjadi persyaratan Untuk masyarakat. Tapi kan kami takut salah memberikan informasi, jadi kami tetap di tufoksi kami saja.

“Sekarang Alhamdulillah antusias masyarakat untuk melaksanakan vaksin luar biasa banyak, kami sudah menargetkan tapi yang datang selalu lebih. Masyarakat bagus sekali dengan adanya vaksinasi ini menjadi sadar dan masyarakat juga sama sudah bosan dengan keadaan situasi dan kondisi seperti ini,” tambahnya.

lanjut Iwan, kalau bebicara sasaran bahwa Cigalontang itu target 58 ribuan dan masalah pengadaan vaksin tidak bisa di stok, jadi ketika sudah ada vaksin harus selalu dihabiskan. Kami memberikan vaksin itu sesuai dengan sasaran yang sudah di tentukan.

“Kami melaksanakan dari pihak desa yang akan mengadakan, misalkan hari besok ada sasaran sekian, dan di situ kami hanya menyiapkan tenaga medis dan vaksinnya. Datangnya vaksin itu kalau stok sudah habis, baru datang lagi,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *