Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari aspek ekonomi dan kesehatan, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang salah satunya ditentukan oleh sektor pendidikan.
“Kalaupun kita ekonomi maju, kesehatan kita bagus, tetap tidak akan dinilai berhasil pembangunan kalau pembangunan sumber daya manusianya tidak meningkat. Pembangunan SDM tidak lain adalah melalui jalur pendidikan, baik formal maupun non formal,” sambung Wakil Bupati.
Wabup Asep mendorong adanya kolaborasi yang kuat antara perangkat daerah dengan Kementerian Agama dalam menangani persoalan pendidikan, mengingat luasnya jangkauan lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama.
“Maka rapat sekarang itu pak Kadis (Kepala Dinas) saya betul-betul mensupport apa yang dilakukan pak Kadis, berkolaborasi dengan Kemenag (Kementerian Agama). karena kemenag juga punya struktur pendidikan yang begitu besar,” imbuhnya.





