Ketua TP PKK Kabupaten Tasikmalaya itu menjelaskan, Kupat Tahu Mangunreja sendiri telah dikenal sejak puluhan tahun lalu, berawal dari usaha kuliner rakyat yang diwariskan turun-temurun. Dengan bumbu kacang khas yang lembut, perpaduan ketupat, tahu, dan kerupuk, hidangan ini menjadi ikon cita rasa sederhana yang terus bertahan di tengah perkembangan zaman.
“Kami menikmati hidangan yang bukan hanya kaya rasa, tetapi juga sarat cerita. Lebih dari sekadar kuliner, ini adalah bagian dari identitas dan kearifan lokal yang patut kita jaga dan banggakan,” imbuhnya.
“Semoga momen ini menjadi penguat silaturahmi, sekaligus langkah kecil untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Tasikmalaya ke tingkat yang lebih luas,” harap Hj. Retno.





