>

Kades Puspamukti Kecam Bank Emok, Rubah Sistem

PEWARTA : YUSRIZAL
EDITOR : FAUZI

Inovatif89.com — Ditengah merebaknya Pamdemi Virus Corona atau COVID-19 khusunya di Indonesia, Pemerintah Desa Puspamukti mengecam Bank Emok untuk merubah kebijakan dan sistem agar memanusiakan manusia.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut disampaikan kepala Desa Puspamukti Atang Ridwan, S.Pd.I, kepada Inovatif89.com saat ditemui dikantornya, Desa Puspamukti, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (04/04/2020).

Menurut Atang, paling tidak nasabah yang meminjam beberapa kali pinjaman sudah ada perubahan apa tidak, secara ekonomi dan kesejahteraannya selama ini kan tidak.

“Yang ada malah nasabah yang mau melunasi pinjamannya pun kalau belum masa kontraknya habis tidak bisa. Jadi kalau bisa merubah itu silahkan, kalau pun mau melaksanakan perkumpulan harus ada rilnya, sekira tidak ada untuk apa? Dengan pembayaran angsuran seminggu sekali, apa itu ada manfaatnya,” ungkapnya.

Silahkan kalau mau tetap berjalan di wilayah Desa Puspamukti, terang Atang, tapi di rubah agar memanusiakan manusia dan termasuk etika dari pihak bank emok itu sendiri.

“Tidak pantas kalau tamu datang ke wilayah sini tanpa sopan santun dan etitut. Apalagi mereka sebagai pelayan masyarakat, malahan saat di jalan ada yang sampai kecipratan oleh motornya pun tidak di indahkan sehingga malah jadi emosikan. Dengan gaya nya pun sudah jelas so, so an dan bergaya seperti laki-laki tidak layak untuk di sebut pelayan masyarakat,” ujarnya dengan nada kesal.

Sampai terjadi pemanggilan dan adu argumentasi di kantor desa karena ada pengaduan dari masyarakat tentang penangguhan cicicilan. sambung Atang.

“Tanggapan dari Bank emok itu sendiri terkait di medsos, pencemaran nama baik tapi secara lembaga belum ada respon kesini, kalau pun memang dikatakan memang pencemaran nama baik secara kelembagaan tidak, bahwa saya tidak menjustice ke siapa-siapa,” tegasnya.

Ditambahkan Atang, biar menjadi pelajaran bagi bank emok agar supaya ada etitut buat kedepannya.

“Menghimbau untuk yang masih memiliki hutang silahkan lunasi dan ketika sudah lunas, kedepannya tidak akan saya izinkan. Baik untuk masyarakat dan bank-bank yang bersangkutan di wilayah Desa Puspamukti, terkecuali pihak Bank bisa merubah sistem dan kita pun menyadari, bahwa jasa keuangan di butuhkan oleh masyarakat. Tetap walaupun tanpa Bank Emok masyarakat bisa hidup,” imbuhnya.

lanjut Atang, kepada masyarakat yang di wilayah Desa Puspamukti untuk lebih selektif dalam meminjam, tidak mengutamakan kebutuhan konsumtif dan tidak selalu bergantung pada pinjaman, tapi lebih baik mandiri saja,” harapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *