iNOVATIF89.com – Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP, mengajak seluruh masyarakat, khususnya yang berada pada kelompok desil bawah untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan produktif.
“Tolong bantu saya, ajak masyarakat yang berada di desil 1-5 untuk bercocok tanam di pekarangan yang kosong. Bisa nanam cabe, tanam cabe. Bisa nanam pisang, tanam pisang,” ujar Cecep dalam sambutannya saat menghadiri kegiatan temu strategis bersama Forum Kelompok Wanita Tani (KWT) AgriTASIK Kabupaten Tasikmalaya, di lslamic Center, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (30/04/2026).
Bupati Tasikmalaya, Cecep menjelaskan, Pemerintah Daerah telah mengalokasikan anggaran untuk pengadaan bibit pisang cavendish yang akan disalurkan kepada keluarga kurang mampu dengan pendampingan dari KWT.
“Tahun ini saya sudah menganggarkan pengadaan bilbit pisang cavendish, dan itu saya bagikan untuk keluarga miskin dan tetap dibantu oleh KWT,” imbuhnya.
Hasil produksi tersebut nantinya akan terhubung dengan rantai distribusi lokal agar memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat.
“Paling tidak, warga desil 1-5 ada lahan kosong pelakan cau cavendish. Nanti kalau sudah berbuah pisangnya dijual ke KDMP (Koperasi Desa Merah Putih), kemudian disuplai ke MBG,” sambung Cecep.
<!–nextpage–>
Bupati Tasikmalaya menegaskan, selain komoditas pisang, Pemerintah Daerah juga mendorong pengembangan tanaman pangan lainnya seperti buncis, cabai, bawang, dan sayuran lainnya melalui peran aktif KWT.
“Saya sudah anggarkan untuk buncis, saya mohon bagikan ke KWT. Supaya dapur jika nanti butuh buncis, buncisnya dari buncis KWT,” ujarnya.
“Upaya ini merupakan bagian dari strategi besar untuk memperkuat ketahanan pangan daerah, sekaligus memastikan perputaran ekonomi tetap berada di Kabupaten Tasikmalaya,” pungkas Bupati Cecep.
Dalam kegiatan temu strategis itu diacarakan juga pengukuhan Ambu KWT, sebagai bagian dari penguatan peran perempuan dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi keluarga.





