INOVATIF89.COM, TASIKMALAYA – Polres Tasikmalaya Polda Jabar melibatkan badut karakter Polisi dan zebra untuk mengatur arus lalu lintas, sekaligus menghibur para pemudik yang melintas di perempatan Muktamar Cipasung Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (08/05/2022) sore.

Badut tersebut yang juga anggota Satlantas Polres Tasikmalaya ini beraksi ditengah hujan tutun. Keduanya mengayunkan tangan untuk mengatur kendaraan yang melintas. Lucunya, setiap kali musik diputar badut ini langsung menari.
“Kami Polres Tasikmalaya benar benar hadirkan pelayanan maksimal untuk pemudik dan yang mau balik ke Kota besar. Kami sampaikan, bahwa mudik ini tidak sehoror yang dibayangkan. Mudik itu asyik menyenangkan. Badut karakter ini hibur pengendara,” ucap Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono, S.IK., MM., C.P.H.R.
AKBP Rimsyahtono mengtakan, aksi para badut karakter Kepolisian ini mendapat respon positif dari pengendara. Mereka membuka jendela sambil melambaikan tangan atau memberikan jempol ibu jari.
Aksi badut ini semakin meriah dengan latar sejumlah Polisi Wanita. Mereka juga menari sambil membawa foster ajakan patuhi aturan lalu lintas.
“Kami ingatkan juga agar pengendara patuhi aturan berlalu lintas. Ikuti petunjuk petugas dilapangan. Karena semuanya demi kelancaran arus balik,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tasikmalaya AKP Ryan Faisal menyampaikan, hujan gerimis tidak menjadi halangan Polisi ini untuk tetap mengabdi. Mereka tidak lelah, dua pekan lamanya mengatur kelancaran arus mudik balik lebaran. Polisi juga bagi-bagikan minuman dan makanan untuk pengendara yang sempat terjebak kepadatan.
“Kami juga bagikan minuman dan makanan ringan bagi pemudik yang sempat tersendat perjalananya. Mereka senang, angota kami gak berhenti melayani mau hujan mau terik. Tetap dijalan untuk kelancaran arusbbalik,” ungkapnya.
lanjut AKP Ryan, delapan hari setelah lebaran, arus balik lebaran di Selatan Tasikmalaya masih terjadi. Volume kendaraan cenderung menurun dibanding Jum’at dan Sabtu kemarin.
“Kepolisian pastikan di jalur selatan melalui Singaparna tidak terjadi kemacetan parah. Kalau tersendat i’ah. Kalau stak berjam-jam gak jalan, itu gak ada. Karena memang posisi kendaraan banyak,” pungkasnya.





