>

Memiliki Jumlah Lansia Terbanyak : Kemensos RI Akan Gelar Peringatan HLUN di Kabupaten Tasikmalaya

Ketua tim survei dari Kemensos RI Hijrah Manfaluty (sisi kiri) saat menjau tempat untuk Taman Lansia di Lapang Voli Desa Cisayong. inovatif89.com // 0089

INOVATIF89.COM, TASIKMALAYA – Tim survei dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI yang dipimpin oleh Hijrah Manfaluty menijau tempat yang akan dijadikan Taman Lansia (Lanjut Usia) dan senam Lansia yang bertempat di Desa Cisayong Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat, untuk digelernya peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) pada tanggal 29 Mei nanti

Kedatangan rombongan tim survei dari Kemensos RI disambut oleh Camat Drs. Asep Zamzam Nizar, MM, didampingi Kepala Desa Cisayong Yudi Cahyudin, S.AP, TKSK, dan Pendamping PKH Kecamatan Cisayong serta TAGANA Kabupaten Tasikmalaya di Kantor Kecamatan Cisayong, Jum’at (13/05/2022) sore.

Hasil Rapat kemarin di Off Room (Kab. Tasikmalaya), terus tadi pun ada zoom metting dan kebetulan rapat kemarin ditindaklanjuti tadi dengan Hardiknas (Hari Pendidikan Nasional) termasuk Rakor (Rapat Koordinasi), Alhamdulillah para Kepala Desa, Dinas Intansi merespon dengan baik untuk menyambut Hari Lanjut Usia Nasional yang dipusatkan di Kabupaten Tasikmalaya.

“Mengapa dipusatkan (di Kab. Tasikmalaya) dengan alasan bahwa Kabupaten Tasikmalaya Lansia nya itu terbanyak se-indonesia dengan jumlah 28 ribu Lansia tunggal, janda maupun duda,” ungkap Camat Cisayong Asep kepada inovatif89.com usai menerima tim survei dari Kemensos RI.

Asep mengatakan, selanjutnya berkaitan dengan program-program lain dari berbagai Direktorat yang ada di Kementerian Sosial pada hari ini kami kedatangan perwakilan dari Kemensos, ada program untuk Taman Lansia dan penguatan ekonomi masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan adanya program tersebut karena kurun waktu atau tenggang waktunya hanya sampai tanggal 29 Mei, barusan dengan Pak Kepala Desa hal tersebut bisa terwujud. Ada progresnya dalam waktu kurang lebih dua minggu,” harapnya.

Insya Allah kami semeriah mungkin nanti puncaknya hari H tanggal 29 akan diadakan di Lapang Lodaya karena untuk lebih gebyar dengan kapasitas lapang diisi oleh para lanjut usia yang mengikuti senam Lansia dan aktivitas lainnya itu.

“Tempat untuk Taman Lansia sekarang di survei yang penting lahan sudah ada, hanya sesuai dan tidaknya tergantung nanti yang menyurvei baik dari Kementerian, TKSK termasuk Pak Kepala Desa yang penting kita sudah siap,” tambah Asep.

Sementara itu, Ketua tim survei dari Kemensos RI Hijrah Manfaluty ditemui usai meninjau untu Taman Lansia di Lapang Voli disela-sela kegiatan peninjauannya di Lapang Sepak Bola Sakti Lodaya menyampaikan, dalam kujungan ke Cisayong ini menindak lanjuti penetapan (tempat peringatan) Hari Lanjut Usia nanti tanggal 29 Mei di Tasikmalaya, ini merupakan rangkaian acaranya.

“Jadi kita mau melihat potensi-potensi apa khususnya di Desa Cisayong ataupun Kecamatan Cisayong yang bisa kita intervensi melalui program dari Kementerian Sosial, artinya dalam hal ini karena konsepnya adalah memberdayakan Lansia sehingga nanti akan kita libatkan juga Lansia-lansia,” ucapnya.

Banyak program-program dari Kemensos, terang Hijrah, ada rehabilitasi sosialnya sendiri, kemudian nanti juga ada rencana pemberian kursi roda, alat bantu dengar, tongkat pintar, vitamin, masker, perlengkapan ibadah, dan masih banyak lagi yang lainnya.

“Kalau untuk bantuan sembako sudah ada dan itu sudah berjalan nanti sembako, yang non tunai itu juga ada, kemudian bantuan PKH juga bagi Lansia. Jadi sasaranya lebih kepada para Lansia yang ada di Tasikmalaya,” imbuhnya.

Ia mengatakan, kita survei lokasi tersebut mau mencoba dikembangkan Taman Lansia, nanti kalau bisa di wilayah Cisayong ini dan tapi bukan hanya disini di Rajapolah juga ada, ini kita coba dulu apakah di wilayah ini bisa dibuatkan Taman Lansia serta nanti desainnya seperti apa ini, masih bahan diskusi.

“Karena ini program keserasian sosial jadi yang bekerja warga disekitaran sini dan akan kita ajak bergotong royong berpartisifasi membangun Taman Lansia. Untuk pembangunan Taman Lansia bantuannya itu sebesar Rp. 150 Jt, jadi tidak mesti taman ada aktifitas warga atau bergotong royong,” katanya.

Kalau untuk bantuanRumah Tidak Layak Huni (RTLH) itu ada datanya, bahkan saat ini teman-teman dari PSM, TKSK, hari ini sama besok melakukan asessmen terutama Lansia. Kebutuhan Lansia seperti apa, kemudian kebutuhan RTLH juga dan saat ini masih proses dan jumlah penerima itu tergantung pengajuan. ucapnya.

lanjut Hijrah, atas rencana digelarnya peringatan HLUN di Kabupaten Tasikmalaya itu sudah keputusan dari pimpinan, ini atas dasar perintah pimpinan menjejaki di wilayah Tasik ini potensi apa, program apa yang bisa di kembangkan di sini. Salah satunya juga adalah jumlah Lansianya terbanyak, kalau tidak salah sekitar 28.150 Lansia tunggal.

“Artinya dalam hal ini Lansia lebih diberdayakan, lebih diperhatikan, dengan berbagai program pemberdayaan maupun dilingkungan sekitarnya baik dari pemberdayaan ekonominya, pemberdayaan lingkungannya maupun penguatan kebutuhan dasar mereka,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *