>

Jambore Daerah Penyuluh Pertanian Tingkat Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2022

Penyerahan hadiah kepada para juara lomba. inovatif89.com // 0089

TASIKMALAYA – Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tasikmalaya menggelar kegiatan Jambore Daerah Penyuluh Pertanian tingkat Kabupaten, bertempat objek wisata Wahana Alam Parung Desa Guranteng Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat.

Kegiatan yang digelar selama dua hari yaitu Senin 30 dan 31 Mei 2022 itu dibuka secara resmi oleh Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto, S.IP, kemarin.

Jambore Daerah Penyuluh Pertanian tersebut sebagai ajang lomba kreativitas seperti lomba membuat video maupun olah raga sepak bola, futsal dan lomba lainnya, yang diikuti oleh seluruh BPP (Badan Penyuluh Pertanian) se-Kabupaten Tasikmalaya.

Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tasikmalaya Yaya Sukaya Kusman, SP, mengatakan, pada intinya kami selenggarakan Jambore penyuluhan ini di tingkat Kabupaten Tasikmalaya, tujuan utama tiada lain untuk mempererat tali silaturahmi di antara kami rekan-rekan Penyuluh jangan sampai satu dan lainnya tidak mengenal.

“Selain itu, juga memotivasi rekan-rekan Penyuluh agar dalam kegiatan-kegiatan ini seluruh lomba yang dilaksanakan itu semuanya berkaitan dengan kepenyuluhan. Jadi tidak ada acara-acara yang sifatnya di luar kepenyuluhan, semuanya juga di dalam wadah penyuluhan,” tegas Yaya kepada awak media saat ditemui usai pucak kegiatan penyerahan hadiah kepada masing-masing juara yang di lombakan, Selasa (31/05/2022).

Kami sangat mengharapkan terhadap rekan-rekan penyuluh di tiap-tiap daerah, baik di Kecamatan maupun di Desa untuk bisa meningkatkan produktivitas seluruh kegiatan pertanian. Diharapkan dari tahun ketahun itu produksi terus meningkat, terutama untuk membela seluruh petani.

“Jadi itu yang kami harapkan, yang kami inginkan dalam kegiatan ini dan Insya Allah kami merencanakan kegiatan-kegiatan ini akan dilaksanakan setiap tahun,” tambahnya.

lanjut Yaya, kalau anggaran untuk kegiatan ini masih belum turun, kami juga banyak swadaya. Walaupun ada bantuan dari pihak Pemerintah tapi hanya berapa lah, jadi kami swadaya. Bantuan sedikit tetap masih bisa berjalan.

“Pada intinya kami itu begini ‘Penyuluh Jaya Petani Sejahtera, Tasik Hade Tasik Maju, Jabar Juara’,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *