Jemput Korban Kecelakaan Bus Pariwisata : Dinkes Kerahkan Ambulans, Semua Biaya Perawatan Ditanggung Pemkab Sumedang

Mobil Ambulance yang membawa korban luka berat tiba di RSUD Sumedang. Foto tangkapan layar di Akun Medsos Dony Ahmad Munir. Pewarta : 0089

INOVATIF89.COM – Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir ST., MM, menyampaikan duka cita atas musibah kecelakaan bus pariwisata yang membawa rombongan SDN Sayang, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

“Duka cita mendalam atas musibah kecelakaan bus pariwisata yang membawa rombongan SDN Sayang, Jatinangor. Bus tujuan ke Pangandaran masuk jurang di Rajapolah, Tasikmalaya, pagi tadi. Tiga orang meninggal dunia dan puluhan orang luka berat dan ringan,” ungkap Bupati melalui akun Medsos Dony Ahmad Munir, Sabtu (25/06/2022) sore.

Bupati mengatakan, Dinkes mengerahkan 15 ambulans ke Tasikmalaya untuk mengevakuasi jenazah, korban luka ringan, dan korban luka berat.

“Kami kirimkan juga 15 tenaga kesehatan, seorang dokter, tim BPBD dan dua orang kepala bidang dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan,” paparnya.

Ia menuturkan, siang tadi saya ke RSUD dan takziah ke rumah duka di Rancaekek dan Sayang Jatinangor. Semua biaya perawatan ditanggung Pemkab Sumedang.

“Mari kita doakan, korban yang meninggal dunia diterima iman dan Islamnya, dijadikan terang alam kuburnya, husnul khotimah. Korban yang luka-luka segera disembuhkan. Aamiin,” tambahnya.

Lebih lanjut melalui video yang diunggah di akun Dony Ahmad Munir menyampaikan, bahwa prihatin atas musibah ini dan kita do’akan ada 3 yang meninggal, mudah-mudahan di terima Iman Islamnya, diampuni dosa-dosanya, diberi Rahmat dan Maghfirah di dalam kuburnya dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan.

Korban yang mengalami luka berat, luka ringan sekarang sedang kami evakuasi dibawa dari Tasik ke Sumedang, dirawat di rumah sakit Sumedang.

Kami tadi menurunkan 15 ambulans, dokter dan perawat rumah sakit, satu tim BPBD. Kemudian dari Dinkes, RSUD dan Dinas Pendidikan turun langsung untuk percepat proses penanganan musibah ini.

Alhamdulillah sebagian sudah bisa datang ke Sumedang dirawat di RS.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *