Hadiri Deklarasi ODF : Wabup Ujang, Pangandaran Visi-nya Adalah Sebagai Tujuan Wisata Berkelas Dunia

Prokopim Kabupaten Pangandaran. Pewarta : 0089

INOVATIF89.COM – Wakil Bupati (Wabup) Pangandaran H. Ujang Endin Indrawan menghadiri acara Deklarasi ODF (Open Defecation Free) di Aula Desa Cintaratu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada Jum’at 24 Juni 2022. Merupkan wilayah kerja Puskesmas Selasari.

Turut dihadiri Ketua TP PKK sekaligus Ketua Forum Kabupaten Sehat Kabupaten Pangandaran Hj. Ida Nurlaela Wiradinata, Perwakilan Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPUTRPRKP), Kepala BLUD Puskesmas Selasari, Camat Parigi Nana Sukarna, S.IP., Kepala Desa Cintaratu Hernayadi, S.Pd., Ketua TP PKK Kecamatan Parigi dan Para Kepala Desa Se-Kecamatan Parigi.

Dalam sambutannya, Wabup Ujang menyampaikan, bahwa Deklarasi ODF (Open Defecation Free) adalah sebagian upaya menjaga kebersihan.

Selain itu, ia juga menuturkan, kesehatan menjadi salahsatu faktor penting dalam kesejahteraan dan kemajuan suatu daerah, yang dimana Deklarasi ODF ini merupakan perwujudan dari perilaku hidup sehat.

“Kesejahteraan dan kemajuan suatu daerah atau suatu kabupaten termasuk desa dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya adalah faktor pendidikan dan faktor kesehatan. Faktor kesehatan tidak lepas dari perilaku hidup masyarakat yaitu kita harus berperilaku hidup sehat, termasuk diantaranya tadi yang sudah di deklarasikan, mendeklarasikan diri bahwa masyarakat Desa Cintaratu akan menjaga kesehatan dengan tidak buang air besar sembarangan, karena dapat merugikan diri sendiri tapi juga masyarakat,” imbuhnya.

Ujang pun menegaskan, bahwa Pangandaran sebagai salah satu daerah tujuan wisata harus memperhatikan kebersihan dan kesehatan.

“Pangandaran visi-nya adalah sebagai tujuan wisata berkelas dunia (World Class Destination). Pariwisata itu identik dengan kebersihan dan kesehatan. Apalagi Desa Cintaratu merupakan salah satu daerah tujuan wisata, ada destinasi wisata salahsatunya Jojogan,” ungkapnya.

Wabup Pangandaran Ujang berpesan agar komitmen masyarakat Desa Cintaratu dengan adanya Deklarasi ODF (Open Defecation Free) ini, dapat dipertahankan demi kebaikan bersama dan akan dievaluasi kembali setelah 3 bulan. tambahnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK sekaligus Ketua Forum Kabupaten Sehat Kabupaten Pangandaran Hj. Ida menyampaikan, perlunya ODF ini bukan hanya untuk Pemerintah tapi juga untuk kebaikan masyarakat.

“Adanya ODF ini diantaranya karena Pangandaran mempunyai visi untuk menjadi World Class Destination. Saya sebagai Ketua Forum Kabupaten Sehat, deklarasi ini sebenarnya merupakan salahsatu indikator penilaian untuk mendapat penghargaan sebagai Kabupaten Sehat, yang dimana salah satu syaratnya yaitu 90% Desa-nya harus sudah ODF,” ujarnya.

lanjut Hj. Ida, bahwa pada tahun 2019 Kabupaten Pangandaran merupakan salah satu Kabupaten/Kota yang mendapatkan penghargaan Swasti Saba tingkat Nasional dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *