INOVATIF89.COM – Kalau masalah mencalonkan diri Legislatif itu adalah tentang hak rekan-rekan dari Kades (Kepala Desa) atau mantan Kades, bahkan di Cisayong ada juga mantan Kades di tahun 2019 sudah tercansel dua periode.
“Saya selaku Asosiasi merasa bangga putra deerah ada yang muncul, itu tandanya Cisayong ini dari 13 desa potensi SDM dan SDA-nya sangat luar biasa, meskipun saat ini baru beberapa orang dari masyarakat Cisayong yang duduk di kursi dewan atau wakil rakyat,” ungkap Ketua DPK APDESI Kecamatan Cisayong, Supendi Supriadi, S.IP, kepada inovatif89.com, ditemui di kontor Pemerintah Desa Sukaraharja usai menghadiri kegiatan Gema Muharam 1.445 H Desa Sukaraharja, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (30/07/2023) siang.
Ketua DPK APDESI Supendi mengatakan, memudahan dalam mencari aspirasi bukan dalam bidang pembangunan (fisik/infrastruktur) saja, tetapi juga problem yang ada di masyarakat Cisayong khususnya Dapil 2 dengan kewenangan beliau sebagai Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang mewakili kami.
“Mereka harus memantau perkembangan pembangunan di Cisayong baik SDM maupun SDA, terlebih hari ini fenomena tentang sekolah SMA, dan baru berdiri beberapa tahun ini sudah luar biasa,” ucapnya.
Kepala Desa Purwasari ke 2 priode ini menegaskan, harus di pantau juga oleh rekan-rekan walaupun kewenangan Provinsi, jangan sampai warga Cisayong yang mau mendaftar itu karena alasan zonasi dan lain sebagainya (mendahulukan siswa dari luar wilayah Kecamatan Cisayong).
“Inisiasinya kan dulu untuk warga Cisayong bukan mengandalkan mereka warga dari Sukaratu atau Sukahening, akan tetapi sekolah prioritasnya untuk warga Cisayong,” ujarnya.
“Sosialisasi wajar Dikdas, dalam hal inipun Pemerintah Desa nengawal pendidikan dengan rekan-rekan, sehingga mudah-mudahan dari 9 ke 12 tahun. Dari SMP ke SMA sampai perkuliahan, itu sangat bangga karena kita mengharapkan penerus bangsa oleh mereka,” smbungnya.





