iNOVATIF89.com – Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Drs. Budi Ahdiat menyampaikan, bahwa Pendidikan adalah salah satu program yang tidak terefesiensi.
Hal tersebut disampaikan, Ketua DPRD dalam sambutannya saat menghadiri kegiatan imtihan Madrasah Diniyah Nurul Falah, di Kampung Sukamulya, Desa Cileuleus, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (07/07/2025) siang.
“Insya Alloh setiap pendidikan, mau sekolah swasta, Madrasah atau apapun ada bekal dari Pemerintah. Guru atau anak-anak (siswa) yang tercatat sebagai warga yang baik, itu bisa diajukan dan akan cover oleh Pemerintah,” ungkap Budi Ahdiat.
Menurutnya, dalam penelitian di Amerika bahwa pendidikan Madrasah Aliyah (MA) di kita jauh lebih tinggi ketimbang (daripada) di Singapura, dan Malaysia.
Ketua DPRD menjelaskan, Bahasa Inggris, dan Arab di Tanam Kanak-kanak (TK) sudah menjadi pelajaran sehari-hari.
“SD pun sama, juga ahli Tafsir dan baca buku Hadits, seperti yang tadi disampaikan oleh Eyang bahwa (K.H. Asep Ahmad Maoshul Affandi dalam ceramah) tamatan (lulusan) SMP, SMA sudah bisa menulis bahasa Inggris dan bahasa Arab,” imbuhnya.
“Kita banyak ketinggalan oleh Amerika, tingkat keilmuan sekarang ini seperti Al-Qur’an, Hadits dan ilmu-ilmu yang lainnya Alhamdulillah sudah ada di internet bisa diakses di hp (handpone atau telepon gengam). Bahkan mungkin membaca kitab suci Al Qur’an lebih pinter orang yahudi ketimbang di kita,” tambah Budi Ahdiat.
Ia mengatakan, sekarang yang sedang di gandrungi oleh masyarakat itu adalah Madrasah dan Pesantren. Saya sudah ngobrol berdua sama Bupati (Cecep Nurul Yakin) untuk menggalakan lagi sekolah di Madrasah, dan Pesantren serta harus di backup oleh Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.
“Pak Prabowo (Presiden RI) mungkin nanti kedepan ngasih MBG (Makan Bergizi Gratis) masuk langsung ke Pesantren, Madrasah, anak-anak stunting dan lainnya. Siswa SMP ke bawah sangat disayangi ketimbang sekolah Perguruan Tinggi,” ucap Ketua DPRD.
“Hal tersebut harus di backup oleh Pemerintah Kabupaten karena tingkat keilmuan di kita sangat lemah, saya pernah mendengar minat membaca anak-anak itu kurang, tapi kan sekarang dengan dikasih MBG mungkin saja bisa ada daya pikir yang sangat kuat,” lanjutnya.
Ketua DPRD, Budi Ahdiat menegaskan, data semuanya kita diskusi, kita obrolkan ke Bupati bahwa semua agenda pendidikan itu harus dibereskan dalam periode skarang, disamping insfrastruktur jalan.
“Dari atas hanya dua yang tidak ada efesiensi, yang pertama pendidikan dan kedua kesehatan, kalau yang lainnya termasuk gaji dewan efesiensi,” pungkasnya.





