Inovatif89.com — Hujan deras melanda wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya, mengakibatkan debit air hulu sungai Citanduy dan Sungai Cikidang yang mengapit Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Minggu (23/02/2020), kembali dilanda banjir.
Desa Tanjungsari adalah salah satu Desa yang menjadi langganan banjir saat musim penghujan tiba, dan kurangnya fasilitas penanganan banjir dibantaran sungai, perlu menjadi perhatian khusus baik Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tasikmalaya maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan juga Pemerintah Pusat.
Musibah banjir saat ini mulai sekira pukul 04.00 Wib, diduga akibat hujan dengan intensitas yang cukup sedang dan besar juga lama, sehingga meluapnya air sungai Citanduy dan Cikidang ke daerah Kampung Hegarsari, juga merendam Kampung Mekarsari dan Bojong Soban. ungkap Kepala Desa Tanjungsari, Amas saat ditemui di lokasi banjir.
Menurut Amas, sekira pukul 15.00 s/d 21.00 Wib sekitar 7 jam turun hujan dengan intensitas sedang dan besar mengguyur wilayah utara, sumber datangnya air ke wilayah Desa Tanjungsari ini dari dua sungai yaitu, Sungai Citanduy dari arah utara Kecamatan Pagerageung dan Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis.
“Kemudian dari Sungai Cikidang, Cipamali dan Cihanjuang dari arah barat dan arah selatan Kecamatan Kadipaten, Kecamatan Ciawi dan Kecamatan Sukaresik, dimana ke dua sungai tersebut bertemu di Kampung Ciupih sehingga air dari ke dua sungai tersebut meluap ke wilayah Desa Tanjungsari ini,” paparnya.
Harapan kami, terang Amas, selaku Kepala Desa Tanjungsari yang selama ini menjadi langganan banjir ketika musim penghujan tiba, Pemerintah bisa menambah fasilitas yang cukup untuk penanganan banjir di wilayah kami.
“Sehingga ketika musim penghujan tiba, hal serupa tidak terulang terus menerus karena bagi warga yang mayoritas petani jelas ini sangat merugikan,” tandasnya.
Selain itu, Danramil 1206/Pagerageung Kapten Inf. Heri Safari menyampaikan, kerugian Korban jiwa tidak ada dan untuk materil, Rumah penduduk 100 rumah terendam banjir setinggi 50 Cm s/d 1 meter di tiga kedusunan yaitu, Kampung Mekarsari, Kampung Hegarsari dan Kampung Bojongsoban serta Pesawahan warga sekitar 52 Hektar dengan usia tanaman padi 4 minggu terendam air.

“Banjir yang terjadi tidak hanya di Desa Tanjungsari saja, kebetulan di daerah binaan Koramil 1206/Pagerageung juga yaitu, wilayah Kecamatan Pageurageung tepatnya di Kampung Godebag,” ujarnya.
lanjut Heri Safari, menurut laporan dari Babinsa Desa Tanjungkerta bahwa sekitar pukul 00.30 Wib, banjir melanda kawasan RT 01 RW 02 Kampung Godebag (Suryalaya) Desa Tanjungkerta Kecamatan Pageurageung dikarenakan intensitas curah hujan yang deras sehingga debet air sungai Citanduy meluap memasuki kawasan penduduk setempat setinggi 1 Meter yang merendam kurang lebih 40 rumah dan sekitar pukul 02.00 Wib air sudah mulai surut kembali.
“Dengan adanya bencana banjir ini, kami bersama-sama BPBD Kabupaten Tasikmalaya membuat Posko pengungsian dan mengarahkan jalur evakuasi ke lokasi tempat yang aman untuk masyarakat serta Mengdampingi Muspika setempat dan menghimbauan agar wilayah yang terdampak banjir agar waspada dan segera meninggalkan rumah menuju lokasi Posko pengungsian,” pungkasnya.





