SUMEDANG – Inovatif89.com. Liga Pendidikan Indonesia (LPI) Kabupaten Sumedang kembali digelar tahun ini, rencananya akan di selenggarakan pada bulan September mendatang dan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini akan diawali dari wilayah.
“Setelah sempat tidak terselenggara, karena berbenturan dengan agenda politik tahun lalu, LPI kembali akan digelar tahun ini,” ujar Ketua Panitia, Ading Suharlan, Senin (26/08/2019).
Ading menambahkan, pihaknya membagi empat wilayah untuk fase grup yakni, wilayah I meliputi Kecamatan Jatinangor, Cimanggung, Tanjungsari dan Rancakalong. Wilayah II, Kecamatan Sumedang Utara, Sumedang Selatan, Ganeas, Cisarua, Tanjungkerta.
Kemudian wilayah III, Kecamatan Conggeang, Buahdua, Ujungjaya, Tomo. Wilayah IV Kecamatan Situraja, Cisitu, Darmaraja, Cibugel, Wado, dan Jatinunggal.
“Untuk tahun ini kegiatan diawali dari wilayah dulu, sebab kondisi lapang Ahmad Yani yang tidak bisa dipakai setiap hari. Berhubung Stadion Ahmad Yani dalam perawatan lapang, jadi kita selenggarakan hanya ketika babak 8 besar hingga final,” imbuhnya.
Penyisihan grup, terang Ading, masing-masing wilayah akan diambil dua tim terbaik untuk bertanding di babak 8 besar.
“Askab PSSI Sumedang selaku penyelenggara, akan menunjuk MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) bertugas menjadi panitia di wilayah,” katanya.
Lanjut Ading, kami berdayakan guru mata pelajaran, agar mereka juga tahu bagaimana memenej kompetisi sepak bola, karena selama ini kan hanya dari wilayah kota saja.
“Pihaknya memandang perlu menyelenggarakan kembali LPI. Selain untuk pembinaan pemain, konsep seperti ini diharapkan bisa memberdayakan SDM yang ada di wilayah,” pungkasnya.
[Pemkab Sumedang/Fauzi]






