Pewarta : Yusrizal.
Inovatif89.com — Pungsi sebagai Penyuluh dan Pembina Pertanian untuk pada petani, kita akan merubah sikap kepada para petani yang tadinya tidak bisa, menjadi bisa dan yang bisa semakin terampil.
“Kita selalu evaluasi kegiatan-kegiatan dari pada pertanian itu sendiri, dengan seperti itu agar supaya hasilnya meningkat serta bagaimana cara penerapan pupuk sesuai aturan atau bibitnya dan benihnya yang sesuai, agar padi-padi lokal yang sudah tidak efektif, kita berikan penyuluhan dan di sarankan lebih baik lagi,” ujar Ir. Muslih Nasir Akhmad, MP, Kepala BPP Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, saat ditemui di kantornya, Senin (11/05/2020).
Dikatakan Muslih, Alhamdulillah kalau saat aman masih bisa bercocok tanam yang bagus meski sekarang di khawatirkan masih banyak serangan hama penyakit terhadap tanaman tersebut.
“Akan tetapi ada keluhan dari petugas atau pihak kami sendiri, bahwa para petani yang sekarang sudah pada uzur (tua) dan untuk re-generasi pertanian penerusnya agak berkurang,” ungkapnya.
Kami berharap, terang Muslih, ada berkelanjutan dari kita untuk generasi yang di cetak oleh manusia yang beminat di bidang pertanian, agar mempunyai generasi penerus dalam bidang pertanian.
“Ada pun bantuan dari Pemerintah yang diharapakan seperti, bibit, obat, dan pupuk yang terus menerus dan dari Program Pemerintah itu sendiri pertanian menjadi subur,” imbuhnya.
Menurutnya, pertanian di Kecamatan Tanjungjaya ada empat puluh (40) kelomok dan kita sering kelapangan, di kantor itu hanya beberapa hari saja.
“Selebihnya kita orientasi kegiatan-kegiatan di lapangan, memberikan edukasi dan percontohan tentang bagaimana cara mengelola untuk menghasilkan panen yang baik juga meningkat,” tuturnya.
lanjut Muhlis, kalau pun ada petani mengeluh silahkan sampaikan melalui group WA (WhasApp) kelompok tani dan kami Insyaalloh siap cepat tanggap, besoknya langsung ke lokasi yang di keluhkan.
“Kebetulan yang tugas di kantor ada tujuh (7) petugas PUPT, dan PPS, Penyuluh Pertanian Swadaya serta mengenai PNS nya ada tiga orang, juga koordinatornya bulan ini (Mei) masuk pensiun, sehingga PNS nya tinggal 2 orang,” pungkasnya.






