TASIKMALAYA — Bertempat di Aula Kecamatan Jamanis Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) yang di laksanakan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Jamanis melaksanakan Vaksin Covid- 19 untuk petugas pelayanan publik, Rabu (03/03/2021).
Pelaksanaan vaksinasi tersebut di bagi beberapa sesi yakni, sesi pertama pukul 08. 30 s/d 09.30 Wib seluruh karyawan Kecamatan Jamanis sebanyak 16 orang, sesi kedua Polsek Jamanis sebanyak 19 orang dari mulai pukul 09.30 s/d 10.30 Wib, kemudian KUA Jamanis sebanyak 6 orang, Kepala Desa wilayah Kecamatan Jamanis sebanyak 8 orang, UPTD Pendidikan Kecamatan Jamanis sebanyak 9 orang, BPM dan Klinik Swasta sewilayah Kecamatan Jamanis sebanyak 9 orang, serta PLKB Kecamatan Jamanis sebanyak 1 orang.
Sesi ketiga dari mulai pukul 10.30 s/d 21.30 Wib, Kepala Sekolah SD, SMA sederajat di wilayah Kecamatan Jamanis sebanyak 32 orang. Dilanjutkan esok hari pada Kamis 4 Maret 2021, sesi kesatu dari mulai pukul 08.30 s/d 09.30 Wib MUI Kecamatan Jamanis sebanyak 4 orang, BPP sebanyak 9 orang, Kepala TK sewilayah Jamanis sebanyak 14 orang, sesi kedua dari mulai pukul 09.30 s/d 10.30 Wib MUI Desa sekecamatan Jamanis sebanyak 36 orang dan sesi sesi ketiga dari mualai pukul 10.30 s/d 11.30 Wib Bank BRI Unit Argasari sebanyak 12 orang.
Dengan telah di laksanakan vaksinasi bagi petugas pelayan, mudah-mudahan dapat meminimalisir atau mungkin dapat mencegah penyebaran covid 19 di wilayah Kecamatan Jamanis.
“Karena pelayanan publik yang notabene berhubungan langsung dengan masyarakat, sesungguhnya memang rentan tertular atau mungkin menularkan Covid 19,” ungkap Camat Jamanis Winardi Hidayat S.IP., M.Si, melalui pesan WhatsApp kepada wartawan.
Sebagai informasi kepada masyarakat, terang Winardi, bahwa dalam pelaksanaan penyuntikan vaksin tadi tidak lah terasa sakit sewaktu di suntik dan seluruh peserta yang sudah di vaksin hari ini tidak merasakan dampak (efek samping) apapun dengan dimasukannya cairan vaksin kedalam tubuh.
“Kecuali rasa pegal akibat setelah penyuntikan, dan itu adalah hal yang wajar- wajar saja, serta hal yang paling terpenting adalah, kami meyakini bahwa vaksin covid 19 tersebut Aman, Evektif dan Halal,” tuturnya.
lanjut Winardi, mudah-mudahan dengan pelaksanaan vaksin bagi pelayan publik ini akan menjadi referensi dan kepercayaan diri bagi seluruh masyarakat di wilayah Kecamatan Jamanis untuk tidak ragu dan tidak takut untuk di suntik vaksin pada saatnya nanti karena vaksin tersebut insyaalloh Aman, Efektiv dan Halal.
“Perlu kita samakan persepsinya adalah, Mari Kita Cegah Penyebaran Covid 19 Dengan di Vaksin. Semoga pandemi Covid 19 ini segera berlalu dan keadaan kembali normal,” pungkasnya. (0089).





