>

Bupati Ciamis, Tren Kasus Covid-19 di Indonesia Mengalami Kenaikan Sebesar 2,03%

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya Resmikan Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2021 Secara Simbolis Sematkan Pita Kepada 4 Orang Petugas (Dokumen : Humas Ciamis).

CIAMIS — Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyampaikan, tren kasus Covid-19 di indonesia mengalami kenaikan sebesar 2,03%.

“Hal ini disebabkan adanya peningkatan aktifitas masyarakat khususnya menjelang akhir bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri,” ungap Herdiat mengawali sambutannya saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Tahun 2021 di halaman Pendopo Bupati Ciamis Provisi Jawa Barat, Rabu (05/05/2021).

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan, pelaksanaan apel tersebut dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia, mulai dari tingkat Mabes Polri hingga kesatuan kewilayahan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Kaitan hal itu, Pemerintah telah mengambil kebijakan larangan mudik pada hari raya Idul Fitri 1442 H.

“Penyelenggaraan Operasi Ketupat 2021 akan dilaksanakan selama 12 hari, mulai dari tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021,” imbuhnya.

Tujuan yang ingin dicapai, terang Herdiat, adalah masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman serta terhindar dari bahaya Covid-19. Dalam pelaksanaan OPS Ketupat-2021 ini jumlah yang terlibat sebanyak 155.005 personil gabungan, terdiri atas 90.592 personel Polri, 11.533 personel TNI serta 52.880 personel instansi terkait lainnya seperti satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Jasa Raharja serta yang lainnya.

“Personel tersebut akan ditempatkan pada 381 Pos penyekatan untuk mengantisipasi masyarakat yang masih berniat dan akan melaksanakan mudik.

Selanjutnya, 1.536 Pos pengamanan untuk melaksanakan pengamanan terkait gangguan Kamtibmas dan Kamseltibcar lantas, serta 596 Pos pelayanan dan 180 Pos terpadu untuk melaksanakan pengamanan di pusat keramaian, pusat belanja, stasiun, terminal, bandara, pelabuhan, tempat wisata dan yang lainnya,” paparnya.

Herdiat berpesan, agar pengamanan tersebut tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin tahunan biasa sehingga kurang waspada terhadap setiap dinamika perkembangan masyarakat, apalagi dimasa pandemi covid-19 saat ini.

“Kita harus lebih peduli jangan sampai kegiatan Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H menimbulkan klaster-klaster baru penyebaran covid-19,” ujarnya.

lanjut Herdiat, berharap agar capaian tersebut dapat terus ditingkatkan dan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polri untuk lebih mempersiapkan diri serta memberikan dedikasi dan pengabdian terbaik dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Tahun 2021 ini. pungkasnya.

Apel Gelar Pasukan yang mengusung tema Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2021 Kita Tingkatkan Sinergi Polri Dengan Instansi Terkait Dalam Rangka Memberikan Rasa Aman dan Nyaman Pada Perayaan Idul Fitri 1442 H tersebut sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan menjelang pengamanan hari raya Idul Fitri. (Fauzi).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *